Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Berantakan! CAI Sebut Program BSPS Bisa jadi Ladang Korupsi Oknum Tak Bertanggung Jawab

Terbit 5 Feb 2021 07:05 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Organisasi pemerhati kebijakan publik, Cianjur Aktivis Independen (CAI) menyayangkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang tidak dilaksanakan secara optimal dalam menanggulangi kemiskinan di Cianjur.

Direktur CAI, Farid Sandi mengatakan, BSPS adalah bantuan pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumah dan pembangunan baru rumah beserta prasarana, sarana, dan fasilitas umum.

“Program pemerintah untuk menunjang rumah layak huni bagi masyarakat dengan penghasilan rendah yang besarannya mencapai Rp20 juta per penerima,” tuturnya kepada , Jumat (5/2/2021).

Iklan sevilage

Ia menjelaskan, BSPS seharusnya bisa membantu secara maksimal untuk masyarakat. Tetapi, Sandi menilai, hal tersebut hanya isapan jempol semata.

Baca Juga
Dorong Tumbuh Kembang dan Perkuat Peran Orang Tua, Generali Indonesia dan Komunitas Ibu Profesional Hadirkan Program BERGEMA di 50 Kota
Berita · Berita terkait

“Pasalnya yang terjadi di lapangan lagi-lagi program-program yang berbentuk bantuan untuk orang miskin seringkali dimanfaatkan demi mencari keuntungan semata,” jelasnya.

Ia menyebut, anggaran BSPS senilai Rp20 juta per penerima seharusnya dibelanjakan penerima sebesar Rp17,5 juta untuk material dan Rp2,5 juta untuk HOK secara swadaya.

“Diduga mekanismenya berubah, pembelian material Rp17,5 juta per penerima dikondisikan oleh salah satu oknum pengusaha di Kabupaten Cianjur guna mencari keuntungan semata,” ungkapnya.

Baca Juga
Diiming-imingi Pekerjaan, Oknum ASN di Cianjur Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual
Berita · Berita terkait

Sebab, penerima hanya bisa pasrah menerima barang yang rata-rata harganya melebihi harga pasar. Ia menjelaskan, hal tersebut bukan solusi bagi orang miskin.

“Tetapi membuat si miskin menderita karena pasti ada selisih keuntungan oleh oknum Pengusaha dan PPL Program BSPS,” paparnya.

Pihaknya menyayangkan hal tersebut bisa terus terjadi di masyarakat. Ia menyebut, orang miskin lagi-lagi menjadi objek dan sasaran untuk pelaku tindak pidana korupsi (Tipikor).

Baca Juga
Relawan Geram, Kebakaran Gunung Gede Pangrango Disebut Kondusif, Datangi Kantor BBTNGGP
Berita · Berita terkait

“Kami sangat mengecam tindakan tersebut dan akan kami kawal masyarakat untuk menerima haknya secara maksimal,” bebernya.

Kemudian, lanjut Farid, ada juga pengakuan dark masyarakat penerima BSPS yang dimintai uang senilai Rp500 sampai Rp700 ribu oleh pendamping PPL.

“Kami akan mendesak penegak hukum untuk ikut mengawal mengawasi. Menyelidiki dugaan praktik-praktik kotor yang dilakukan dalam program BSPS. Mudah-mudahan sekecil apapun, kami akan membantu masyarakat,” tandasnya.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{