Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

14 Siswa MAN 1 Cianjur Diduga Keracunan MBG Dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara

Terbit 21 Apr 2025 15:44 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
14 Siswa MAN 1 Cianjur Diduga Keracunan MBG Dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara — Cianjur Update
Sebanyak 14 orang, termasuk 12 siswa MAN 1 Cianjur dan 2 penjaga kantin, diduga keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: Fauzi/cianjurupdate.com)

– Sebanyak 14 orang, terdiri dari 12 siswa dan 2 penjaga kantin, dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di MAN 1 Cianjur pada Senin (21/4). Seluruh korban kini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Cianjur.

Kepala Puskesmas Cianjur Kota, dr. Gusnadi Rama Anggita, mengonfirmasi bahwa hingga pukul 22.00 WIB, total korban yang dirawat mencapai 14 orang.

“Awalnya 13 orang, kemudian bertambah 1 pasien. Sebanyak 12 di antaranya adalah siswa, sementara dua lainnya merupakan penjaga kantin yang ikut mencicipi makanan,” ujarnya.

Iklan sevilage

BACA JUGA: SPPG Limbangsari Klarifikasi Dugaan Keracunan Makanan Gratis di MAN 1 Cianjur

Baca Juga
Sambut Hari Jadi Cianjur ke-349, Wisata Alam Sevillage Sediakan Promo Diskon Besar-besaran Khusus Warga Lokal
Berita · Berita terkait

Menurut dr. Gusnadi, para korban mengalami gejala umum seperti mual, muntah, dan buang air besar dengan frekuensi muntah lebih dari tiga kali.

“Penanganan dilakukan sesuai kondisi pasien. Jika tidak mengalami dehidrasi, cukup diberikan obat. Namun, jika menunjukkan tanda-tanda dehidrasi, maka dilakukan pemberian cairan infus,” jelasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan pemeriksaan di IGD, sebagian besar korban hanya mengalami dehidrasi ringan. Gejala yang dirasakan korban diduga berasal dari salah satu item makanan yang menurut keterangan korban memiliki rasa yang tidak enak.

BACA JUGA: Dugaan Keracunan Pelajar MAN 1 Cianjur, PIC Yayasan SPPG Desa Limbangansari Sebut Masakan Program MBG Telah Standarisasi?

Baca Juga
Pemkab Cianjur Gelar Ziarah ke Maqom Dalem Cikundul Peringati Hari Jadi ke-349
Berita · Berita terkait

Camat Cianjur, Tomtom Dani Gardiat, turut memantau kondisi para korban di RS Bhayangkara. Ia menjelaskan bahwa program MBG di Cianjur dilaksanakan di dua lokasi dan kasus keracunan terjadi di lokasi Panembong.

“Kami mengimbau kepada para lurah dan kepala desa agar segera membawa warga yang mengalami gejala serupa ke puskesmas atau RSUD. Semua ambulans desa diminta untuk siaga,” tegasnya.

Salah satu korban, Hani, siswi kelas 10, menceritakan bahwa ia mulai merasakan gejala pusing satu hingga dua jam setelah menyantap makanan. Ia masuk rumah sakit sekitar pukul 17.00 WIB dan diperbolehkan pulang pada pukul 21.30 WIB.

Editor: Afsal Muhammad

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Fauzi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
RSUD Cimacan Cianjur