Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Zona dan Pasien Covid-19 di Cianjur Berbeda, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Terbit 12 Jun 2020 02:16 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Status zona dan jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Cianjur berbeda-beda. Hal itu menyebabkan kebingungan di masyarakat. Perbedaan data pasien misalnya, terlihat antara Pikobar Jabar dan laman resmi Pemkab Cianjur. Sedangkan status zona berbeda antara pusat dan daerah.

Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, angkat bicara mengenai kedua perbedaan tersebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur sebelumnya mengumumkan bahwa Cianjur berada di zona hijau. Sementara Gugus Tugas Covid-19 Nasional mengumumkan bahwa Cianjur masuk ke zona kuning.

Mengenai perbedaan tersebut, Yusman mengatakan Pemkab Cianjur mengumumkan berdasarkan penilaian Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Barat (Jabar). Indikator penilaian antara pusat dan provinsi berbeda.

Baca Juga
FBI DPC Cianjur Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Cibeber
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

“Itu dari provinsi, jadi indikatornya beda. Kalau pusat menghitungnya berbeda. Kalau pusat itu berdasarkan zona, dari kesehatan masyarakat,” tuturnya kepada Cianjur Update, Kamis (11/06/2020).

Namun, dengan adanya dua kondisi yang berbeda, tetap membuat masyarakat bingung. Oleh karena itu, Yusman menyebut kedua informasi itu bisa digunakan sebagai pedoman yang valid.

“Sebetulnya untuk dua-duanya bisa dipake gak maslaah karena di pusat itu kebih ke zona, kalau di provinsi itu lebih ke level kewaspadaan. Kan level ada lima, satu, dua, tiga, empat, lima. Kalau zona ada empat, hijau, kuning, oranye, sama merah,” jelas dia.

Baca Juga
Honda Beat Karyawan PNM Mekaar di Cianjur Dicuri, Aksinya Terekam CCTV
Berita · Berita terkait

Perbedaan jumlah pasien positif terlihat di Pikobar Jabar yang menyebutkan ada 15 pasien. Sedangkan data di laman covid19.cianjurkab.go.id yang menyebutkan ada 5 pasien.

“Sebetulnya sama, yang ditemukan memang 15 tapi sistem laporannya berbeda. Kalau di kabupaten berdasarkan kesepakatan kementerian yang hanya domisili dan masa inkubasi penularannya di kabupaten,” ungkapnya.

Ia menyebut, bagi pasien positif Covid-19 yang berdomisili luar Cianjur akan dikembalikan ke asalnya. “Tapi kalau kabupaten twmukan sama 15 cuma bukan domisili Cianjur dan masa inkubasinya bukan Cianjur maka dikembalikan ke asalnya.” tutupnya.(afs/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{