Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Seorang Wanita Dipukul Oknum Satpol PP Gowa saat Razia PPKM, Ternyata Sedang Hamil!

Terbit 15 Jul 2021 05:08 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Seorang Wanita Dipukul Oknum Satpol PP Gowa saat Razia PPKM, Ternyata Sedang Hamil! — Cianjur Update
HAMIL: Seorang wanita hamil dipukul oknum Satpol PP Gowa saat terjaring razia PPKM Darurat. (Foto: tribunnews.com)

CIANJURUPDATE.COM, Gowa – Viral seorang wanita dipukul oknum Satpol PP Gowa saat terjaring razia PPKM Darurat, ternyata sedang hamil sembilan bulan. Akibatnya, wanita tersebut mengalami kontraksi dan pingsan.

Kejadian pemukulan tersebut terjadi di warkop milik Ivan dan istri pada Rabu (14/7/2021) sekitar pukul 20.40 Wita. Ivan menegaskan, saat itu warkopnya sudah tutup akibat PPKM Darurat.

Ivan hanya menutup sebagian pintu warkopnya karena ia sedang live untuk melakukan endorse sejumlah produk. Tiba-tiba ada sejumlah orang memasuki warkopnya.

Iklan sevilage

“Sudah itu, ada salah satu (petugas) PPKM wanita menegur istriku karena pakaiannya seksi. Apa hubungannya PPKM dengan pakaian seksi? Itu kan warkop sekaligus rumah. Wajar kan pakaian tidur, jadi istriku marah,” ujarnya.

Ivan menjelaskan, petugas PPKM itu ternyata memprotesnya karena musik di tempatnya masih bunyi. Ivan pun mengaku musik itu untuk keperluan endorse.

“Awalnya tim PPKM masuk karena mendengar suara musik, padahal kita sudah tutup dan lampu sudah mati. Saat tim PPKM masuk tidak ada dia lihat pengunjung satu pun. Dia melihat kita sedang live (endorse produk di medsos) dan bertanya ini kenapa ada musiknya nyala,” jelasnya.

Baca Juga
Cemburu, Pria di Cianjur Diduga Rencanakan Pembunuhan Istri Siri, Korban Dipukul 4 Kali hingga Tewas
Berita · Berita terkait

Penjelasan itu disebut Ivan membuat petugas PPKM wanita sadar diri dan segera meminta maaf serta pergi.

“Tapi tiba-tiba ada oknum Satpol PP masuk mengamuk sampai tunjuk-tunjuk. Istriku bilang santai saja,” terangnya.

Oknum Satpol PP itu disebut marah-marah, sehingga istri Ivan kembali menantang karena merasa tak melakukan kesalahan. Ivan juga mengaku menenangkan oknum Satpol PP dimaksud, namun dirinya justru dianiaya.

“Istriku bilang, saya ikuti aturan pemerintah. Sama sekali tidak ada saya langgar. Saya bilang, jangan begitu, Pak, istriku sedang hamil. Jadi dia langsung balik tampar saya,” bebernya.

Istri Ivan juga mengalami penganiayaan saat mencoba membela dia.

“Pada saat dipukul, dia kejar Satpol PP, tiba-tiba langsung ada keluar air, cairan,” tuturnya saat ditemui di Mapolres Gowa, Kamis (15/7/2021).

Baca Juga
Petugas Balai dan Volunteer Diduga Dianiaya Oknum Basecamp Gunung Gede, Polisi Masih Tunggu Laporan Korban
Berita · Berita terkait

Ivan menunda laporan ke polisi sebab ingin membawa istrinya dahulu ke rumah sakit. Kabarnya, Ivan baru melanjutkan upaya pelaporan ke polisi dini hari tadi.

Kemudian, saat Ivan dan istrinya melapor ke Polres Gowa pada Rabu (14/7/2021) malam, si istri juga sempat pingsan dan diduga mengalami kontraksi.

“Dia sudah hamil tua mi memang,” kata Ivan.

Melansir fajar.co.id, Kepala Satpol PP Kabupaten Gowa, Alimuddin Tiro membenarkan kejadian tersebut.

Ada oknum yang bertindak anarkis saat operasi giat PPKM yang dilakukan di Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa tadi malam.

Aksi penganiayaan yang dilakukan oleh satu orang anggotanya bernama Dhani H, kepada Riyana, wanita hamil sembilan bulan.

Baca Juga
Lupa Matikan Kompor Saat Masak, Saung di Sindanglaya Cipanas Hangus
Berita · Berita terkait

“Saya juga belum ketemu dengan anggota saya ini (terduga pelaku) soal terkait apa. Tapi kan kita sama-sama menyaksikan video viral itu bahwa itu adalah oknum. Jadi tidak mengatasnamakan institusi,” paparnya.

Untuk tahap selanjutnya, Alimuddin mengaku, baru akan memanggil oknum anggota Satpol PP itu untuk dimintai keterangan, atas peristiwa yang terjadi pada Rabu (14/7/2021) pukul 20.40 Wita.

“Sehingga barang kali saya mau gali seperti apa yang terjadi tadi malam. Iya memang anggota. Ini jujur mencoreng. Ini saya mau ketemu sebentar (Dhani H). Dia satu tim (dengan Sekda Gowa, Kamsina). Kita ini empat tim,” kata Ali.

Ivan pun tidak terima dan melaporkan oknum yang bernama Dhani H itu ke Polres Gowa, sesuai dengan bukti laporan nomor LP/B/776/VII/2021/SPKT/Polres Gowa/Polda Sulsel tertanggal 14 Juli 2021.(ct7/sis)

Sumber: detiknews

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{