Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Selama Pandemi, Tour Guide Turis Asing di Cipanas Hilang Mata Pencaharian

Terbit 17 Jul 2021 09:14 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Selama Pandemi, Tour Guide Turis Asing di Cipanas Hilang Mata Pencaharian — Cianjur Update
IMBAS: Para Guide Tour di Cipanas hilang mata pencaharian selama pandemi. (Foto: Afsal Muhammad/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Pandemi Covid-19 berhasil melumpuhkan sektor pariwisata di Cianjur, sehingga para Tour Guide turis asing pun ikut terdampak karena kehilangan pekerjaan dan mata pencaharian.

Selain itu, penerapan PPKM Darurat yang diberlakukan dan kini resmi diperpanjang, membuat sektor non-esensial makin terpuruk.

Salah seorang Tour Guide Turis Asing asal Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Yayat Sudrajat (42) mengatakan, biasanya turis asing khususnya dari Timur Tengah berdatangan ke Cianjur setelah Hari Raya Idul Fitri.

Iklan sevilage

“Waktu Idul Fitri 2020, seharusnya panen turis. Tapi nggak ada yang ke sini, ya sudah sepi dan tidak ada pendapatan. Pokoknya yang berhubungan dengan turis itu mati kutu,” ujarnya kepada Cianjur Update, Sabtu (17/7/2021).

Baca Juga
Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Ketenagalistrikan, PLN Cianjur Edukasi Warga tentang Penggunaan Listrik yang Aman
Berita · Berita terkait

Pada 2021, ia berharap ada turis yang akan datang berwisata ke Cianjur. Namun sayang, para turis itu tidak pernah ada. Meskipun ada kabar bahwa orang asing bisa masuk dengan visa bisnis ke Indonesia.

“Cuma saya kemarin mendapatkan informasi kalau menggunakan visa bisnis baru bisa ke sini. Tapi ternyata mereka tidak ada yang datang lagi ke Cianjur,” jelasnya.

Akibatnya, perekonomian Yayat sebagai Tour Guide pun turut kena imbas. Ia pun pasrah tidak bisa melanjutkan pekerjaannya sebagai tour guide.

Baca Juga
Tega! Ditinggal Istri ke Luar Negeri, Ayah di Pacet Tega Perkosa Anak Kandung Selama Setahun
Berita · Berita terkait

“Terakhir kali melakukan tour guide itu 2019 sebelum pandemi. Berarti sudah hampir dua tahun saya berhenti,” ungkap Yayat.

Dengan kondisi tersebut, Yayat sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah, agar ia bisa tetap menafkahi keluarganya.

“Pernah ada dari RT dulu bantuan sebesar Rp150 ribu. Tapi setelah itu tidak pernah ada lagi,” terangnya.

Pria yang sudah menjadi Tour Guide sejak 2016 ini sempat beralih profesi menjadi sopir angkot. Namun, penghasilannya pun malah semakin minus.

Baca Juga
Lupa Matikan Kompor Saat Masak, Saung di Sindanglaya Cipanas Hangus
Berita · Berita terkait

“Masih untung kalau ada buat setor, ini saya malah punya utang sama yang punya angkot, karena kekurangan penumpang, cuma tiga hari saya bertahan,” sebutnya.

Yayat berharap, pandemi Covid-19 di Indonesia bisa segera berakhir dan perekonomian masyarakat kembali membaik. Sehingga pekerjaannya sebagai Tour Guide bisa kembali dilakukan.

“Harapannya, semoga pandemi usai dan Cipanas ramai lagi dengan para wisatawan asing. Perekonomian kembali pulih seperti sebelum ada pandemi ini,” tandas dia.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{