Proyek Geothermal Gunung Gede-Pangrango Terus Digalakan, Sinergi PT Daya Mas Geopatra dan Pemkab Cianjur Makin Solid
CIANJURUPDATE.COM – PT Daya Mas Geopatra Pangrango baru saja melaksanakan Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) untuk proyek Geothermal di wilayah Cipanas, Kabupaten Cianjur.
Kegiatan tersebut dilakukan bersama sejumlah stakeholder yang terkait dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur pada tanggal 8 Maret 2023.
PSPE ini merupakan bagian dari proses survei infrastuktur jalan Ciguntur, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet sebagai akses PSPE dan eksplorasi awal dalam rangka pengembangan proyek Geothermal di Daerah Cipanas.

Diharapkan pembangunan geothermal ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian warga setempat dan lingkungan sekitarnya.
Menurut Direktur PT Daya Mas Geopatra Pangrango, R. Muhammad Rudi Junardi, pembangunan geothermal dapat meningkatkan perekonomian warga setempat tanpa berdampak negatif pada lingkungan.
Pengalaman dari dalam dan luar negeri menunjukkan bahwa pembangunan geothermal dapat dimanfaatkan untuk industri yang bernilai ekonomi dan berdampak positif pada taraf kehidupan masyarakat sekitar.
Rudi menegaskan bahwa pihaknya akan tetap menjaga lingkungan hidup di kawasan pembangunan geothermal ini.
Pihaknya akan menghindari dampak lingkungan negatif dan memastikan bahwa pembangunan ini berjalan lancar.
“Kami berharap pembangunan geothermal ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi warga setempat,” kata dia.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur dengan tegas menyatakan dukungannya terhadap pembangunan energi alternatif panas bumi atau geothermal yang sedang digulirkan dan direncanakan akan dibangun di kawasan Gunung Gede Pangrango Kabupaten Cianjur.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur, Cecep Alamsyah, menyatakan dukungan tersebut dalam sebuah wawancara di Hotel Sangga Buana belum lama ini.
“Kami menyambut baik adanya upaya penggunaan energi alternatif yang baru dan terbarukan. Kami sadar bahwa cadangan minyak bumi semakin menipis,” ujar Cecep.
Menurut Cecep, energi alternatif panas bumi dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, terutama bagi warga di Kabupaten Cianjur.
“Kita harus menyambut baik inisiatif ini, karena dampaknya terhadap kemajuan masyarakat sangat besar. Namun, kami juga memperhatikan kekhawatiran tentang kemungkinan kerusakan lingkungan. Oleh karena itu, Pemkab Cianjur akan menghadirkan para ahli di bidangnya untuk mengantisipasi hal tersebut,” jelas Cecep.
Sebelum memulai pembangunan, stakeholder akan melakukan pengkajian secara ilmiah dan Pemkab Cianjur akan mempersiapkan masyarakat secara sosial.
Dengan adanya inisiatif penggunaan energi alternatif ini, diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat di Kabupaten Cianjur, sambil tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.***
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


