Polisi Rilis Kronologis Anak Punk Tewas Usai Tenggak Alkohol Medis 70 Persen di Cianjur
CIANJURUPDATE.COM – Polsek Sindangbarang menjelaskan soal kronologis kejadian yang menewaskan satu anak punk bernama Arul (12) asal Serang Banten, yang tewas usai tenggak minuman alkohol 70 persen di Kampung Bogem RT 01/RW 01, Desa Sirnagalih, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Rabu (12/2/2025) sekitar jam 22.30 Wib.
Kapolsek Sindangbarang, AKP Dadang Rustandi menjelaskan, pada Selasa 11 Februari 2025 sekitar jam 10.00 Wib, Arul salah satu anak punk berangkat dengan para saksi (teman lainnya) dari Kecamatan Pagelaran menuju Sindangbarang.
Setiba di Sindangbarang, sekitar jam 18.30 Wib, korban mengajak membeli alkohol, lalu korban dan saksi lainnya membeli beberapa kali alkohol antiseptic 70 persen merk Kunwell di Apotek PRIMA sebanyak empat kali sejumlah tujuh botol.

Kemudian korban dan para saksi meracik minuman dengan komposisi setiap satu botol alkohol dicampur dengan air mineral yang ditambahkan serbuk suplemen.
Selanjutnya, racikan alkohol tersebut diminum oleh korban dan lima orang lainnya yang berlangsung dari jam 18.30 Wib hingga 21.00 Wib.
Setelah menghabiskan minuman tersebut, kemudian korban dan saksi pergi ke kolong jembatan untuk istirahat karena korban dan sebagian saksi mengalami rasa pusing, mual dan lemas.
Selanjutnya para saksi, pada Rabu 12 Februari 2025, sekira jam 12.30 Wib berangkat untuk mengamen, sedangkan korban masih tidur.
Sekira jam 17.00 Wib, saksi lain menghampiri korban kembali untuk membangunkannya. Akan tetapi korban tidak bangun karena masih merasa lemas.
Selanjutnya sekira jam 21.00 Wib, Risman menghampiri korban kembali untuk membangunkannya, tetapi ketika dibangunkan tubuh korban sudah terbujur kaku.
Setelah Risman, mengetahui korban sudah meninggal dunia memberitahu para saksi dan melaporkannya ke Polsek Sindangbarang.
Lebih lanjut ia menuturkan, setelah mendapatkan laporan, anggota langsung cek ke TKP dan A (12) korban yang tewas langsung dibawa ke RSUD Sayang untuk diperiksa.
“Untuk kelima rekan lainya, hingga saat ini sudah dibawa ke puskesmas Sindangbarang untuk dilakukan perawatan dan pemeriksaan,” ujarnya.
“Lima rekan lainya A (20), MF (19), R (20), E (26), Arul (29) saat ini masih dalam perawatan di Puskesmas Sindangbarang karena para korban mengalami rasa pusing, mual dan lemas. Untuk korban meninggal sudah dibawa ke RSUD Sayang Cianjur,” tegasnya.***
Editor: Dadan Suherman
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


