Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Pendaki Asal Jakarta Timur Meninggal Dunia di Pos Pendakian Gunung Gede Pangrango

Terbit 28 May 2024 15:49 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Pendaki Asal Jakarta Timur Meninggal Dunia di Pos Pendakian Gunung Gede Pangrango — Cianjur Update
Seorang pendaki asal Jakarta Timur, Henry Tjoa (59), ditemukan meninggal dunia di toilet Pos Pendakian Gunung Gede Pangrango pada Selasa (28/5/2024) sore. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM – Seorang pendaki asal Jakarta Timur, Henry Tjoa (59), ditemukan meninggal dunia di toilet Pos Pendakian Gunung Gede Pangrango pada Selasa (28/5/2024) sore.

Menurut Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Sapto Aji Rombongan, sebelum meninggal, pendaki itu memulai pendakiannya pada pukul 08:00 WIB bersama dua orang lainnya melalui Pintu Gunung Putri.

“Setibanya di Pos 1 (Information Centre lama), Tjoa merasa tidak kuat untuk melanjutkan pendakian dan memutuskan untuk turun kembali bersama salah satu rekannya, Achmad Halim, sementara satu orang lainnya melanjutkan pendakian,” jelas Sapto, Selasa (28/5/2024).

Iklan sevilage

BACA JUGA: Parah! Banyak Pendaki Gunung Gede Buang Kotoran dan Sisa Makanan ke Sumber Mata Air

Baca Juga
Tujuh Atlet Rampungkan Ekspedisi Lari Ekstrem 207 Kilometer dari Pantai Lugina ke Gunung Pangrango
Berita · Berita terkait

Sekitar pukul 16:00 WIB, Tjoa dan Halim tiba di Pos Baru dan beristirahat. Tjoa kemudian pergi ke toilet.

Setelah ditunggu selama 30 menit, Tjoa tidak kunjung keluar. Halim pun mengetuk pintu toilet dan menelepon Tjoa, namun tidak ada jawaban.

“Akhirnya, Halim mendobrak pintu toilet dan menemukan Tjoa tergeletak di dalam. Tjoa kemudian dibawa ke Pos Jaga, namun sayangnya ia sudah meninggal,” ungkap Sapto.

Baca Juga
Kondisi Kritis, Remaja Pengidap TB Tulang Asal Cidaun Meninggal Dunia
Berita · Berita terkait

BACA JUGA: Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Kembali Dibuka Setelah Penutupan Cuaca Ekstrem

Jenazah Tjoa kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cimacan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait kejadian ini.

Hasil pemeriksaan tim medis RS Cimacan menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh Tjoa.

Baca Juga
Seluruh Warga SMKN 1 Cianjur Peringati Hari Bersih-bersih Sedunia, Ratusan Kantong Sampah Terkumpul
Berita · Berita terkait

BACA JUGA: Eksplorasi Keharmonisan Alam Wisata Situs Gunung Padang

Penyebab pasti kematiannya masih belum diketahui karena pemeriksaan hanya sebatas cek luar fisik korban.

“Pihak medis tidak bisa menyimpulkan penyebab kematian korban, namun terdapat lecet-lecet di punggung tengah korban diduga akibat terjatuh di kamar mandi,” tutup Sapto.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{