Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Pamit Sebagai Wakil Presiden, Ma'ruf Amin Minta Maaf

Terbit 17 Oct 2024 07:10 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Pamit Sebagai Wakil Presiden, Ma'ruf Amin Minta Maaf — Cianjur Update
Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin. (Foto: Wapresri.go.id)

Menjelang akhir masa jabatannya sebagai Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf Amin resmi berpamitan kepada seluruh pegawai Sekretariat Wakil Presiden, perangkat melekat, serta media massa.

Acara perpisahan tersebut berlangsung pada Kamis (17/10/2024) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, sebelum Ma’ruf resmi mengakhiri tugasnya pada Minggu (20/10/2024).

Dalam momen tersebut, Ma’ruf menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah mendukung dan bekerja sama dengannya selama lima tahun masa kepemimpinannya.

Iklan sevilage

Tak hanya itu, ia juga memohon maaf atas segala keterbatasannya dalam menjalankan tugas sebagai wakil presiden.

Baca Juga
Truk Tangki Pertamina Bermuatan 24 Ribu Liter Pertalite Terbakar di Warungkondang, Polisi Pastikan Tak Ada Korban
Berita · Berita terkait

“Saya ingin mengucapkan terima kasih dan mohon maaf jika dalam kepemimpinan saya banyak hal yang tidak bisa saya berikan secara maksimal. Tentu, saya memiliki keterbatasan,” ujar Ma’ruf.

Mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini mengakui bahwa selama lima tahun menjabat sebagai wapres, ia menjalankan tugas sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.

Ia menekankan bahwa dirinya tidak ingin dianggap memiliki kemampuan yang sebenarnya tidak ia kuasai.

“Saya tidak ingin dilebih-lebihkan. Apa adanya saja. Tidak perlu dipoles atau dicitrakan berlebihan. Itu bukan saya,” tegas Ma’ruf.

Baca Juga
Truk Tangki Pertamina Terbakar di Cianjur, Proses Pemindahan 24 Ribu Liter Pertalite Berlangsung
Berita · Berita terkait

Bagi Ma’ruf, pencitraan yang berlebihan hanya akan menciptakan kebohongan, dan ia tidak ingin terjebak dalam hal tersebut.

“Kalau orang bilang harus ada personal branding, saya kira itu tidak perlu. Saya lebih suka menjadi diri sendiri,” tambahnya.

Ma’ruf Amin juga mengungkapkan pandangannya bahwa upaya pemolesan citra yang tidak sesuai dengan kenyataan adalah bentuk kebohongan, dan menurutnya itu merupakan tindakan yang tidak adil.

“Tidak ada yang lebih zalim daripada menciptakan kebohongan kepada Allah. Jadi, tidak perlu dilebih-lebihkan,” ungkapnya.

Baca Juga
Wakil Bupati Cianjur Dorong Relawan Mahasiswa Menjadi Agen Perubahan Anti Narkotika
Berita · Berita terkait

Sepanjang kariernya sebagai wapres, Ma’ruf berpegang teguh pada prinsip tersebut.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah ingin dicitrakan secara berlebihan selama menjalani tugas sebagai wakil presiden.

“Saya hanya segini. Jangan dilebih-lebihkan. Itu namanya membuat kebohongan,” tutupnya.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×