Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Kominfo Pertimbangkan Blokir Game Online, FF Cianjur Protes!

Terbit 30 Jun 2021 11:54 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Kominfo Pertimbangkan Blokir Game Online, FF Cianjur Protes! — Cianjur Update
BLOKIR: Komunitas Free Fire Kabupaten Cianjur protes wacana pemblokiran game online. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Komunitas Free Fire (FF) Cianjur angkat suara terkait keputusan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) yang akan mempertimbangkan pemblokiran beberapa game online.

Sejumlah game online yang dipertimbangkan untuk diblokir antara lain Mobile Legend, Player Underground Battleground (PUBG), dan Free Fire (FF).

Ketua Komunitas Free Fire (FF) Cianjur, Naufal Hafiz Irawan mengatakan, sangat kurang tepat apabila pemerintah benar-benar memblokir beberapa game online tersebut, khususnya FF.

Iklan sevilage

“Karena sekarang sedang banyak pembatasan, akhirnya masyarakat juga memilih hobi bermain game sebagai hiburan di rumah,” jelas dia kepada Cianjur Update, Rabu (30/6/2021).

Baca Juga
120 Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Disalurkan kepada Pembecak di Cianjur
Berita · Berita terkait

Selain itu, ia menjelaskan, sudah banyak pemain FF Cianjur yang bisa menghasilkan uang. Salah satunya dengan menjadi YouTuber game atau streamer.

“Jadi sangat kurang tepat apabila pemerintah benar-benar memblokir game online,” kata dia.

Pria yang kerap disapa Opel ini pun menyebut, imbasnya akan sangat terasa bagi para atlet e-Sport. Saat ini di Cianjur sudah ada beberapa atlet Free Fire yang tersertifikasi oleh Pengurus Besar e-Sports Indonesia (PB ESI).

“Kami sendiri memiliki 10 pemain atau dua tim yang sudah tersertifikasi dan akan bertanding di Piala Gubernur. Jadi sangat disayangkan jika game online benar-benar diblokir,” ujar dia.

Baca Juga
Pohon Tumbang Timpa 2 Motor di Jalan Raya Bandung-Cianjur, 3 Orang Terluka
Berita · Berita terkait

Dominan masyarakat Cianjur, lanjutnya, memang setuju apabila game online diblokir. Namun, Opel menilai, hal negatif seperti kecanduan bermain game bisa melibatkan peran orang tua untuk melakukan pembatasan jam bermain.

“Orang tua bisa memberi pengertian, membatasi waktu bermain game anak. Toh, sekarang main di luar juga belum tentu ke arah yang positif,” papar dia.

Untuk itu, Opel berharap wacana pemblokiran game online itu tidak terjadi. Ia berharap e-Sport di Kabupaten Cianjur bisa terus berkembang.

“Harapannya, semoga e-Sport di Cianjur bisa maju terus makin baik dan juga makin besar,” tandas dia.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{