Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

KLB Chikungunya di Cianjur, 40 Warga Terjangkit, Pemkab Bergerak Cepat

Terbit 10 Apr 2025 07:21 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
KLB Chikungunya di Cianjur, 40 Warga Terjangkit, Pemkab Bergerak Cepat — Cianjur Update
Kepala Dinas Kesehatan Cianjur dr Yusman Faisal dan Bupati Cianjur dr Mohammad Wahyu. (Foto: Fauzi/cianjurupdate.com)

– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur bertindak cepat menangani Kejadian Luar Biasa (KLB) chikungunya. Sebanyak 40 warga Kampung Cibiuk, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, terjangkit penyakit ini pada Sabtu (5/4/2025).

Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu Ferdian, langsung memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut. Berbagai langkah cepat dilakukan untuk mencegah penyebaran lebih luas di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, dr Yusman Faisal, menjelaskan pola penyebaran chikungunya. Menurutnya, penyakit ini mirip dengan demam berdarah karena ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Iklan sevilage

Namun, terdapat perbedaan mendasar antara chikungunya dan demam berdarah.

“Gejala utamanya menyerang persendian, dari yang besar sampai kecil. Ada juga gejala lainnya seperti demam dan ruam kulit,” ujarnya.

Baca Juga
Terhimpit Rencana Agrowisata, Warga Ciseureuh Batulawang Cemas Kehilangan Tempat Tinggal dan Masa Depan Anak
Berita · Berita terkait

BACA JUGA: 40 Warga Cianjur Diduga Terserang Chikungunya, Dinkes Bergerak Cepat Lakukan Penelusuran

Yusman menambahkan bahwa penderita chikungunya mengalami kesulitan bergerak akibat serangan pada sendi. Ia menegaskan bahwa tidak ditemukan kasus kematian akibat penyakit ini di Kampung Cibiuk.

“Alhamdulillah tidak ada korban meninggal, dan mayoritas penderita berangsur pulih,” kata Yusman.

Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya sudah melakukan berbagai upaya pengendalian.

Baca Juga
Golkar Cianjur Dukung Pemkab Bangun Infrastruktur Merata
Berita · Berita terkait

Langkah cepat yang diambil meliputi penyemprotan (fogging) dan pemberian abate ke seluruh rumah warga. Selain itu, edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan terus digencarkan.

“Kami melakukan fogging, abatisasi, dan edukasi masyarakat untuk pemberantasan sarang nyamuk,” jelas Yusman.

BACA JUGA: 40 Warga Bojongpicung Cianjur Diduga Terjangkit Chikungunya, Pemeriksaan Darah Dilakukan

Ia berharap masyarakat aktif menjaga kebersihan agar kasus serupa tidak terulang.

Sementara itu, Bupati Cianjur, dr Mohammad Wahyu Ferdian juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan warga. Ia meminta semua pihak memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar rumah masing-masing.

Baca Juga
Prestasi Pramuka Garuda di SMKN 1 Cianjur, Lima Siswa Dikukuhkan
Berita · Berita terkait

“Pemberantasan sarang nyamuk harus menjadi gerakan bersama. Ini kunci utama pencegahan,” ujar Wahyu. Ia berkomitmen untuk terus mengawasi dan mendampingi masyarakat di wilayah terdampak.

Pemkab Cianjur berjanji akan memperkuat layanan kesehatan di daerah rawan penyakit chikungunya. Dinas Kesehatan diminta siaga dalam penanganan potensi KLB ke depannya.

Saat ini, situasi di Kampung Cibiuk mulai terkendali berkat respons cepat berbagai pihak. Namun, upaya pencegahan tetap terus dilakukan untuk menghindari potensi lonjakan kasus baru.

Editor: Afsal Muhammad

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Fauzi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{