Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Jokowi Sebut Demo Omnibus Law Diakibatkan Kabar yang Tidak Benar

Terbit 9 Oct 2020 14:56 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Jokowi Sebut Demo Omnibus Law Diakibatkan Kabar yang Tidak Benar — Cianjur Update

, Cianjur – Presiden Joko Widodo angkat bicara mengenai kontroversi Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law. Hal itu disampaikan melalui akun instagram resminya @jokowi

Presiden Jokowi menegaskan, undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law bertujuan untuk menyediakan lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya.

“Jadi Undang-Undang Cipta Kerja bertujuan untuk menyediakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya bagi para pencari kerja serta para pengangguran,” ujar Jokowi melalui siaran IG TV @Jokowi, Jumat (9/10/2020).

Baca Juga
Kapolres Cianjur Beri Penghargaan kepada Warga yang Bantu Ungkap Peredaran Uang Palsu
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Selain itu, Jokowi menjelaskan alasan kebutuhan pemerintah dengan adanya undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law. Ia mengatakan, jika aturan tersebut dapat mencegah kemungkinan korupsi sekaligus.

“Dengan Undang-Undang Cipta Kerja akan memudahkan masyarakat khususnya usaha mikro kecil untuk membuka usaha baru. Regulasi yang tumpang tindih dan prosedur yang rumit dipangkas, perizinan usaha untuk usaha mikro kecil UMK tidak diperlukan lagi, hanya pendaftaran saja, sangat simpel,” jelas dia

Bahkan, Jokowi pun membaha adanya aksi demonstrasi yang menolak undang-undang tersebut. Jokowi menilai aksi demonstrasi yang berujung kericuhan itu diakibatkan adanya informasi yang tidak benar.

Baca Juga
Relawan Geram, Kebakaran Gunung Gede Pangrango Disebut Kondusif, Datangi Kantor BBTNGGP
Berita · Berita terkait

“Namun saya melihat adanya unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja yang pada dasarnya dilatarbelakangi oleh disinformasi mengenai substansi dari undang-undang ini dan hoax di media sosial,” kata Jokowi.

Selain itu, mantan walikota Solo itu pun langsung memberikan klarifikasi mengenai beberapa kabar yang tidak benar tersebut. Walaupun demikian, Jokowi mempersilakan publik melakukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK) apabila masih ada yang tidak puas.(afs)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{