Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Hajatan Berujung Maut: 56 Warga Cianjur Keracunan Makanan, 1 Meninggal

Terbit 22 Apr 2024 02:21 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Hajatan Berujung Maut: 56 Warga Cianjur Keracunan Makanan, 1 Meninggal — Cianjur Update
Kondisi salah seorang yang keracunan makanan di Kampung Cukanggaleuh, Desa Cibodas, Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM – Keracunan makanan massal kembali mengguncang wilayah Cianjur. Kali ini, sebanyak 56 warga diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi hidangan dalam sebuah hajatan pernikahan. Satu orang bahkan dilaporkan meninggal dunia.

Insiden ini terjadi di Kampung Cukanggaleuh, Desa Cibodas, Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur, dan berlangsung selama dua hari berturut-turut.

Kepala Puskesmas Cijati, Linda, mengonfirmasi bahwa kasus pertama tercatat pada Sabtu (20/4) pagi, dengan lima warga pertama kali mengalami gejala keracunan.

Iklan sevilage

Selang sehari, pada Minggu (21/4), lebih banyak warga melaporkan gejala serupa seperti pusing, muntah, dan diare berat.

Baca Juga
HMI Soroti Perbup Pilkades Serentak Cianjur yang Belum Terbit
Berita · Berita terkait

Total, ada 51 orang yang harus dirawat pada hari Minggu tersebut.

“Para korban mengonsumsi makanan dari hajatan yang sama, yang disediakan oleh salah satu warga. Jumlah total yang terinfeksi mencapai 56 orang sejak Sabtu hingga Minggu,” ujar Linda pada Minggu (21/4/2024).

Linda menjelaskan bahwa warga yang pertama kali mengalami keracunan pada hari Sabtu sebelumnya telah mengonsumsi makanan yang dibagikan sejak hari Jumat (19/4).

Baca Juga
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, PLN Nyalakan Harapan Keluarga Cianjur melalui Light Up The Dream
Berita · Berita terkait

“Sementara yang terinfeksi pada hari Minggu, mereka mengonsumsi makanan langsung saat acara hajatan berlangsung,” tambahnya.

Dari total 56 orang yang terinfeksi, seorang warga yang bernama S (62) dilaporkan meninggal dunia. Lima orang masih dalam perawatan, sementara 50 lainnya sudah dipulangkan karena kondisi mereka membaik.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Frida Layla Yahya, menyatakan bahwa tim telah dikerahkan untuk menyelidiki penyebab pasti dari keracunan massal ini.

Baca Juga
Dari Sampah Jadi Karya, Warga Sukamanah Cugenang Butuh 2 Bulan Lukis Sosok KDM
Berita · Berita terkait

“Tim kami telah mengambil sampel makanan dan muntahan di puskesmas, mengingat insiden ini terjadi dua hari berturut-turut dengan sumber makanan yang sama. Namun, kami masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebabnya,” jelas Frida.

Sebelumnya, pada Jumat (19/4/2024), kejadian serupa juga terjadi di Cianjur. Sebanyak 53 warga Desa Sukamulya, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur, dilaporkan mengalami keracunan massal setelah menghadiri acara syukuran pernikahan di rumah salah satu warga.

Dalam kejadian tersebut, sepuluh orang harus dirawat secara intensif di puskesmas.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{