Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Pendidikan

Depresi Karena Sekolah Daring? Disdikbud Cianjur: Dipahami Saja

Terbit 21 Oct 2020 08:20 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Depresi Karena Sekolah Daring? Disdikbud Cianjur: Dipahami Saja — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Sekolah di Kabupaten Cianjur sampai saat ini masih menerapkan pembelajaran daring atau online di tengah pandemi Covid-19 yang kadang membuat siswa depresi. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Cianjur pun berharap masyarakat dan siswa dapat memahami hal ini.

Sekretaris Disdikbud Cianjur, Moch Asep mengaku, sampai saat ini belum ada arahan apapun dari pemerintah pusat atau provinsi. Meski demikian, ia menyebut, banyak keluhan dari guru-guru soal sistem sekolah daring.

“Sampai saat ini daring dan luring berjalan, apakah guru-guru banyak keluhan? Banyak. Dan, bagaimana pun mengajar enak di tempat sarana prasarana sekolah, daripada door to door, nambah biaya,” tuturnya saat ditemui di Kantor Disdikbud, Rabu (21/10/2020).

Iklan sevilage

Menanggapi banyaknya siswa yang memanfaatkan sekolah daring untuk bisa bermain lebih bebas, Asep mengatakan, semua pihak cukup memahami saja. Selain itu, ada juga kendala lain seperti internet, akses, jalan, bahkan banyak guru atau siswa yang depresi akibat sekolah daring.

Baca Juga
Gagas Ruang Dialog Inklusif, YAG Cianjur Ajak Puluhan Pemuda Rawat Kebebasan Sipil Lewat Kolaborasi
Pendidikan · Berita terkait

“Untuk saya pribadi, dipahami saja lah. Sebab bagaimana pun dalam situasi darurat. Yang penting, saya sudah menekankan kepada seluruh guru dengan perhatian dari masyarakat dan sector lain, diupayakan bagaimana pun caranya harus memberikan pembelajaran bagi siswa,” katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, sekolah di semua tingkatan masih belum diizinkan untuk buka.

“Sekolah belum kita buka di semua jenjang, tingkatan. Mulai dari SD, SMP, SMA belum kita izinkan untuk buka,” tuturnya.

Pesantren Boleh Tatap Muka, Asal…

Namun, berbeda dengan pondok pesantren. Ia menjelaskan, untuk pesantren bisa beraktifitas namun dengan pengawasan yang ketat dari tim Satgas Penanganan Covid-19. Mengingat, seluruh warga pesantren menginap di pondok.

Baca Juga
Optimalkan Potensi Desa, Mahasiswa KKNT IPB dan PKK Ciguha Bangun Taman Tanaman Obat Keluarga
Pendidikan · Berita terkait

“Ketika masuk, dites, negatif semua, baru bisa beraktifitas. Asal jangan ada yang boleh keluar, termasuk pendidiknya,” kata dia.

Yusman menuturkan, dalam menjalankan pengawasan, pihaknya berkoordinasi dengan tim Satgas Kecamatan. Beberapa waktu sebelumnya, pihaknya sempat menemukan beberapa pendidik pesantren yang terindikasi Covid-19, namun kini sudah aman.

“Namun, beberapa pendidik sempat kita temukan di beberapa pesantren, belum menjadi klaster keluarga. Tapi itu sudah clear, sehingga aman untuk santri.” tandasnya.(afs)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{