BPBD Cianjur Catat Kejadian Bencana pada 2023 dan 2024 Menurun Hingga 46 persen
CIANJURUPDATE.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Cianjur sepanjang tahun 2024 menurun dibandingkan tahun 2023 hingga 46 persen.
Hal itu diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Cianjur Asep Kusmana saat dikonfirmasi, Rabu (22/1/2025).
“Data kejadian bencana di Indonesia tahun 2024 di sini kita lihat memang untuk jumlah total kejadian bencana di 2023 pada tahun 2024 menurun,” kata Asep.

Lanjut, Asep mengungkapkan bahwa bencana yang terjadi di Kabupaten Cianjur pada tahun 2024 tercatat ada 62 kali kejadian.
“Dari kejadian pada tahun sebelumnya (2023) jumlahnya 116 bencana yang terjadi. Jadi penurunan angka bencana di Cianjur 2023 dibandingkan 2024 itu 46 persen,” ucap dia.
Asep menyebutkan sejumlah daerah yang menjadi hotspot atau daerah dengan frekuensi kejadian bencana paling tinggi diantaranya ada Cianjur Selatan, Cianjur Utara.
“Di Cianjur Selatan, Cianjur Utara. Selain itu di lanjut wilayah-wilayah lainya di Kabupaten Cianjur,” ungkap dia.
Namun, kata dia, diawal tahun ini hingga sekarang Rabu 22 Januari 2025 BPBD Cianjur mencatat baru ada satu laporan bencana yakni angin puting beliung di wilayah Gekbrong.
“Alhamdulillah di awal tahun ini Cianjur tercatat baru ada 1 kejadian bencana alam angin puting beliung di wilayah Gekbrong. Saya berharap walupun bencana itu kita tidak tau kapan terjadinya, tapi mudah-mudahan bencana di Cianjur menurun kembali dibandung tahun 2024 kemarin,” ucap dia.
“Namun masyarakat Cianjur khususnya di wilayah-wilayah rawan bencana harap berhati-hati dan waspada saja, bencana itu tidak tau kapan terjadinya,” tutup dia.***
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


