Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Akibat Covid-19, Raka Rela Banting Stir jadi Badut di Lingkar Selatan Cianjur

Terbit 30 Nov 2020 21:06 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Akibat Covid-19, Raka Rela Banting Stir jadi Badut di Lingkar Selatan Cianjur — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Setiap hari Raka (30) harus tahan dengan baju badut yang panas dan gerah di Jalan Lingkar Selatan, Jebrod, Cianjur. Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, membuatnya kehilangan pekerjaan sebagai kuli bangunan di Jakarta.

Pria yang beralamat di Kampung Kebandungan, Desa Talaga, Kecamatan Cugenang ini sudah hampir setahun bekerja sebagai badut.

“Sebelumnya saya kuli bangunan di Jakarta, karena sekarang nggak ada panggilan jadi saya tekuni usaha ini,” tuturnya saat ditemui , Senin (30/11/2020).

Iklan sevilage

Dengan wajah penuh senyuman, ia mengaku bangga dan bersyukur dengan pekerjaannya saat ini lakukan karena halal.

Baca Juga
FBI DPC Cianjur Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Cibeber
Berita · Berita terkait

“Karena tidak ada pekerjaan lain dan dari pada nganggur, apalagi masuk ke hal yang tidak baik, lebih baik gini, ini kan halal,” tuturnya.

Sejak pukul 08.30 sampai 18.00 Wib, Raka harus berusaha menghibur warga yang berhenti di lampu merah. Tak peduli panas, hujan, dan hiruk-pikuk kendaraan yang menyesakkan.

“Kalau awal-awal mah keliling kampung setiap hari, tapi kalau sekarang di sini aja,” ucapnya.

Baca Juga
Honda Beat Karyawan PNM Mekaar di Cianjur Dicuri, Aksinya Terekam CCTV
Berita · Berita terkait

Tinggal bersama sang ibu dan belum berkeluarga, Raka mengaku sudah mengantongi izin dari satu-satunya orang tua yang ia miliki saat ini. “Ya karena situasi ekonomi, keluarga sudah tahu dan mengerti,” paparnya.

Dalam baju badut, Raka mengaku selalu kegerahan dan tak jarang keringat mengucur deras dari tubuhnya. Namun ia abaikan demi mencari nafkah yang halal. “Lumayan sih agak gerah,” ucapnya sembari tetap tersenyum ketika berbincang bersama Cianjur Update.

Meski memiliki penghasilan yang tak seberapa, Raka percaya segala rezeki yang dimilikinya akan selalu cukup.

Baca Juga
Kopi Nako Cianjur Bantah Stigma sebagai Tempat LGBT, Tegaskan Komitmen Jaga Kenyamanan dan Etika
Berita · Berita terkait

“Paling kalau Sabtu-Minggu dapat Rp100 ribu atau Rp150 ribu, kalau hari biasa paling Rp50 ribu sampai Rp70 ribuan, insya Allah dicukupkan,” ungkapnya.

Tidak muluk-muluk, setelah kondisi ekonomi Indonesia pulih, ia hanya ingin bekerja dan mendapatkan penghasilan lebih baik demi keluarganya.

“Inginnya ya dapat pekerjaan. Tapi di situasi sekarang, dari pada kerja yang nggak-nggak lebih baik yang halal saja,” tandasnya.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{