Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Waduh! Potensi Bayi Stunting di Cianjur Masih di Atas 20 Persen

Terbit 28 Feb 2021 11:49 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Waduh! Potensi Bayi Stunting di Cianjur Masih di Atas 20 Persen — Cianjur Update
STUNTING: Cianjur secara nasional masih menjadi lokasi fokus intervensi stunting, sebab jumlah bayi stunting di Cianjur masih berada di atas 20 persen. (Foto: Afsal Muhammad/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Kabupaten Cianjur secara nasional masih menjadi lokasi fokus (lokus) intervensi stunting. Sebab, jumlah bayi yang mengalami stunting di Cianjur masih berada di atas 20 persen.

Meskipun demikian, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur, dr Teni Hernawati mengatakan, sektor kesehatan di Cianjur sudah berupaya penuh dalam menangani kasus stunting.

”Saat ini, intervensi kasus stunting di Kabupaten Cianjur sudah banyak dilakukan untuk kegiatan saintific. Mulai dari pemeriksaan kehamilan, pemberian makanan tambahan untuk bayi dan ibu hamil, tablet tambah darah, serta kegiatan lainnya di sektor kesehatan,” tuturnya kepada Cianjur Iklan sevilage

Selain itu, Teni pun mengungkapkan, kecukupan gizi harus benar-benar diperhatikan sejak bayi masih berada dalam kandungan. Mulai dari makanan yang dikonsumsi ibu hamil pun harus memenuhi empat unsur gizi yaitu, karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral.

Baca Juga
Kopi Nako Cianjur Bantah Stigma sebagai Tempat LGBT, Tegaskan Komitmen Jaga Kenyamanan dan Etika
Berita · Berita terkait

“Makanan konsumsi yang dimakan oleh ibunya harus yang bergizi, karena memberikan dampak terhadap bayi yang ada di dalam kandungannya. Saat lahir, ibu harus menyusui agar bayi mendapatkan ASI eksklusif. Lalu setelah enam bulan, baru bisa mendapatkan makanan pendamping ASI dan di usia satu tahun baru bisa mendapatkan makanan dewasa,” jelasnya.

Teni mengungkapkan, perbaikan gizi dan penanganan masalah stunting di Kabupaten Cianjur tidak bisa dilakukan oleh sektor kesehatan saja, namun harus semua pihak untuk turut berkontribusi dan bekerja sama.

“Mulai dari kesehatan, lingkungan, sosial, pertanian sampai sektor agama harus bahu membahu. Karena tidak bisa dilakukan sendiri hanya untuk sektor kesehatan saja,” tandasnya.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{