Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Tolak RUU Cipta Kerja, Aliansi Buruh Cianjur Akan Mogok Kerja Besok

Terbit 5 Oct 2020 08:58 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

– Serikat buruh dan pekerja di Cianjur akan bersatu untuk tolak pengesahan RUU Cipta Kerja atau Omnibuslaw. Besok, Selasa (06/10/2020), Aliansi Buruh Cianjur akan menggelar aksi mogok kerja di berbagai perusahaan.

Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Cianjur, Hendra Malik, mengatakan, Aliansi Buruh Cianjur ini dibentuk atas lima serikat pekerja dan buruh yang ada di Cianjur. Semuanya akan bergerak untuk tolak RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law.

“Besok akan melumpuhkan semua industri yang ada di Kabupaten Cianjur. Besok titik kumpul perbatasan Cianjur – Bandung Barat di Citarum, terus bergeser ke kota sambil sweeping,” tuturnya kepada Cianjur Update, Senin (05/10/2020).

Baca Juga
FBI DPC Cianjur Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Cibeber
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Dirinya pun mengungkapkan, aksi mogok kerja tersebut akan dilaskanakan di seluruh wilayah di Indonesia. Menurutnya, RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law memang jelas merugikan buruh se-Indonesia dan harus dicabut pemerintah.

“Intinya klaster ketenagakerjaannya buat buruh itu karena kan beberapa undang-undang disatukan itu. Klaster kertenagakerjaan itu ingin dicabut jangan masuk Ombinus Law,” ujar dia.

Selain itu, ada banyak poin yang ingin dihapuskan dari RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law. Namun, ia mengatakan, salah satu yang paling krusial itu adalah soal status pekerja dan penghasilan pekekrja.

Baca Juga
Honda Beat Karyawan PNM Mekaar di Cianjur Dicuri, Aksinya Terekam CCTV
Berita · Berita terkait

“Yang paling krusialnya itu status pekerja, penghasilan pekerja, karena di Omnibus Law itu tidak ada pekerja tetap, kontrak semua, terus UMK juga nanti dihapuskan. Terus jaminan sosial yang lainnya juga belum tentu ada,” kata dia.

Ia berharap, pemerintah dapat lebih memperhatikan pekerja dan buruh. Sebab menurutnya, seharusnya undang-undang yang baru lebih baik daripada undang-undang sebelumnya, tapi RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law malah lebih buruk

“Jadi ini benar-benar pemerintah pro investor sementara buruh sebagai rakyat sudah tidak diperhatikan.” tukasnya.(afs/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{