Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Terungkap! Ini Alasan Anak STM Selalu Ricuh Saat Unjuk Rasa

Terbit 15 Oct 2020 06:00 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Terungkap! Ini Alasan Anak STM Selalu Ricuh Saat Unjuk Rasa — Cianjur Update
Unjuk Rasa penolakan UU Cipta Kerja di Kantor DPRD Cianjur ricuh. (Foto: Afsal Muhammad/Cianjurtoday.com)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Unjuk rasa yang ricuh biasanya selalu ada hubungannya dengan anak STM. Dalam, kegiatan unjuk rasa baik itu ketika penolakan UU Cipta Kerja atau pun penolakan UU KPK yang terjadi beberapa waktu lalu.

Namun, yang masih menjadi pertanyaan di benak masyarakat adalah kenapa anak STM selalu rusuh ketika berada dalam aksi unjuk rasa? Salah seorang pelajar di salah satu SMK di Kabupaten Cianjur, BD (16) mengatakan, pelajar bukan cuma ingin pamer kekuatan atau ikut-ikutan semata.

“Saya mah minimal, bisa memberikan peran buat masyarakat atau mahasiswa yang kemarin demo tapi gak ditanggapi terus,” tuturnya kepada Cianjur Update, Rabu (14/10/2020).

Iklan sevilage

Meskipun demikian, pelajar sekolah yang mengikuti demo kadang tidak paham tentang apa yang diperdebatkan massa aksi. Pelajar kerap emosi karena melihat massa aksi yang terus berorasi tapi tidak ditanggapi.

Baca Juga
Terhimpit Rencana Agrowisata, Warga Ciseureuh Batulawang Cemas Kehilangan Tempat Tinggal dan Masa Depan Anak
Berita · Berita terkait

“Kadang saya juga kesel lihatnya. Walaupun memang nggak paham Omnibus Law, tapi kalau lihat masyarakat yang aksi tapi nggak didengerin, ya marah,” kata dia.

Mengenai ricuh yang terjadi ketika unjuk rasa penolakan UU Omnibus Law di DPRD Cianjur, ia menjelaskan, anak STM tidak sepenuhnya menjadi penyusup. Banyak ormas, geng motor, atau oknum lain yang ikut memperkeruh suasana.

“Kemarin itu yang rusuh nggak semua dari anak STM atau anak sekolah. Kebanyakan malah dari geng motor. Pas ricuh juga kita mah lari aja, takut ketangkap.” kata dia.

Baca Juga
Pengajian Al-Hidayah Jabar Gelar Syukuran HUT Bahlil, Santuni Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas
Berita · Berita terkait

Banyak Anak SMA yang Ditangkap

Sebelumnya, unjuk rasa penolakan Omnibus Law di depan Kantor DPRD Cianjur, Kamis (08/10/2020) lalu sempat ricuh hingga terjadi bentrokan antara massa aksi dengan aparat kepolisian.

Kapolres Cianjur, AKBP Mohammad RIfai menduga kelompok yang menjadi biang kerusuhan ialah kelompok bertuliskan A, yang diartikan kemungkinan adalah anarko. Bahkan, ada pelajar SMA yang ikut merusuhkan.

“Yang kami lihat di jalan ada tulisan A, itu kita artikan mungkin anarko atau kelompok lain yang kita definisikan lagi yang sekarang telah diamankan di Polres Cianjur, sekitar 60 lebih. Usia 15-18 tahun, jadi ada anak SMA yang akan kita panggil guru dan orang tuanya,” katanya, Kamis (08/10/2020).(afs)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{