Berita

Sunda Plus Sevillage Padukan Kuliner Sunda dan Timur Tengah untuk Wisatawan Lokal hingga Arab

CIANJURUPDATE.COM — Resto Sunda Plus yang beroperasional di dalam kawasan Wisata Alam Sevillage, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, terus memperkuat posisinya sebagai fasilitas utama Food and Beverage (F&B), baik bagi pengunjung yang menginap (glamping) maupun tamu reguler. Keberadaan restoran ini menjadi strategis karena karakteristik wilayah Puncak-Cipanas yang kerap menjadi destinasi bagi wisatawan domestik dan pelancong asal Timur Tengah.

Nama “Sunda Plus” sengaja dipilih untuk merepresentasikan variasi hidangan yang disajikan. Restoran ini tidak hanya mengandalkan masakan tradisional Jawa Barat, tetapi juga mengintegrasikan menu autentik khas Arab guna mengakomodasi tingginya populasi wisatawan Timur Tengah di kawasan tersebut.

Manager F&B Resto Sunda Plus Sevillage, Fandi Achmad, menjelaskan bahwa kehadiran menu Arabian didasari oleh profil mayoritas konsumen reguler yang berkunjung ke Sevillage.

“Pertama-tama, Resto Sunda Plus ini berada di area Sevillage dan menjadi salah satu fasilitas utama F&B untuk tamu yang menginap maupun tamu reguler. Nah, di Sevillage ini, tamu reguler kita memang ada tamu lokal dan tamu Arab. Maka dari itu, restoran ini dinamakan Sunda Plus. Jadi tidak hanya menyediakan makanan Sunda saja, tetapi ‘plus’-nya itu karena ada makanan Arabian. Hal ini dikarenakan orang Arab banyak yang berkunjung ke area Sevillage, sehingga menjadi salah satu alasan kami menyediakan menu Arabian,” ujarnya saat diwawancarai pada Jumat (5/6/2026).

BACA JUGA: Rayakan Persib Juara, Wisata Alam Sevillage Gratiskan Tiket Masuk untuk Warga Jabar

Pada sektor menu Nusantara, Fandi menjelaskan, selain paket nasi liwet dan timbel, pengelola mengandalkan beberapa hidangan berbahan dasar daging sebagai menu terlaris. Sementara untuk kategori masakan Timur Tengah, restoran ini menyajikan hidangan yang diolah secara murni menggunakan resep tradisional tanpa mengubah cita rasa aslinya melalui konsep pencampuran (fusion).

“Untuk menu favorit Nusantara, kita ada gulai, sop iga bakar, lalu ada sate maranggi. Jadi, menu-menu tersebut memang menjadi best seller dari Resto Sunda Plus untuk kategori menu Nusantara. Sedangkan untuk menu Arabian, best seller-nya adalah kabsah dan nasi briyani yang diolah dengan marinasi bumbu khas Arab. Kami tidak menggunakan campuran atau istilah F&B-nya fusion/mix, jadi ini memang pure original resep Arabian. Itulah mengapa menu ini menjadi salah satu favorit di resto kami,” paparnya.

Demi menjaga autentisitas rasa pada menu Timur Tengah tersebut, pihak manajemen mendatangkan sejumlah komoditas rempah dan bahan khusus melalui jalur impor, meskipun sebagian besar pengadaannya kini sudah bisa diakses di dalam negeri.

“Ada sebagian bahan yang diimpor langsung dari Arab, seperti kapulaga khas Arab dan jeruk yang memang harus khas dari sana. Banyak sebenarnya bumbu yang dari Arab yang tidak diproduksi di Indonesia. Namun untuk pembelanjaan dan pengadaannya, saat ini sudah banyak tersedia di Indonesia, meskipun beberapa rempah khusus tetap harus diimpor langsung,” jelasnya.

BACA JUGA: Sepanjang Ramadan 2026, Sevillage Puncak Cianjur Full Booked, Wahana Baru Hingga Diskon Gila-gilaan Disuguhkan

Mengenai kebijakan harga, pengelola menerapkan stratifikasi berdasarkan jenis bahan baku. Menu Nusantara dipatok pada kisaran harga Rp20.000 hingga Rp100.000 untuk porsi kelompok. Sementara menu Arabian memiliki nilai jual yang lebih tinggi karena eksklusivitas bahan bakunya, yakni berkisar antara Rp60.000 hingga Rp130.000. Kendati demikian, harga tersebut dinilai masih kompetitif dibandingkan dengan pelaku usaha kuliner sejenis di sekitar kawasan Puncak.

“Harga di Resto Sunda Plus ini, untuk menu Nusantara, masih relatif standar mulai dari Rp20.000 sampai sekitar Rp100.000. Kalau yang Rp100.000 itu memang menu paket untuk beberapa orang, jadi porsinya besar. Untuk menu Arabian, harganya memang sedikit lebih mahal dikarenakan bahan bakunya agak eksklusif. Tapi harganya masih berkisar antara Rp60.000 sampai Rp130.000,” terangnya.

Ia menambahkan, keterjangkauan harga ini sengaja dipertahankan agar produk tetap dapat diakses oleh daya beli masyarakat lokal.

“Untuk masyarakat lokal, harga ini sebenarnya masih masuk akal jika dibandingkan dengan resto-resto terdekat di sini yang bahkan harganya bisa mencapai Rp100.000 ke atas. Di Resto Sunda Plus, kami tetap memberikan harga standar dengan kualitas produk terbaik dan tidak sembarangan, sehingga masih bisa dijangkau oleh warga lokal,” kata Fandi.

Memasuki pertengahan tahun 2026, manajemen mencatat adanya perubahan tren kunjungan wisatawan asing. Eskalasi konflik yang tengah bergulir di wilayah Timur Tengah berdampak pada penurunan jumlah kedatangan turis Arab ke Indonesia pada awal tahun ini. Meski demikian, stabilitas bisnis unit usaha F&B di Sevillage tetap terjaga berkat sokongan pergerakan pasar domestik.

“Jika kita hitung dari awal tahun, jumlah wisatawan Arab saat ini agak berkurang, mungkin dikarenakan adanya hambatan (konflik) di Timur Tengah. Jadi, kunjungan mereka ke Indonesia agak menurun secara kuota. Namun, untuk wisatawan lokal kondisinya masih stabil. Alhamdulillah, saat ini Resto Sunda Plus maupun Kopi Kabut masih berada di level yang stabil,” ungkapnya.

BACA JUGA: Sambut Ramadan, Sevillage Puncak Hadirkan Promo “Paket Papajar” Mulai 200 Ribu untuk 5 Orang!

Kondisi ini berbeda dengan periode sebelum terjadinya konflik di Timur Tengah, di mana komposisi kunjungan antara wisatawan asing dan domestik berada pada angka yang seimbang, terutama pada siklus liburan tertentu di mana para pelancong asing menetap dalam jangka waktu panjang di wilayah Jabodetabek dan Cianjur.

“Kalau melihat rata-rata pengunjung dulu, komposisinya bisa seimbang 50:50 antara tamu Arab dan lokal. Wisatawan lokal banyak yang menginap, sementara tamu regulernya banyak dari area Jabodetabek dan warga Arab. Kunjungan masif dari turis Arab ini biasanya terjadi di periode tertentu, seperti saat musim liburan atau long weekend. Mereka bisa standby di Indonesia sekitar 3 bulanan, dan pada fase itulah banyak sekali orang Arab yang datang ke sini,” paparnya.

Kendati volume kunjungan pelancong mancanegara sedang mengalami penurunan akibat faktor geopolitik luar negeri, manajemen memastikan lini usaha hidangan Timur Tengah di restoran tersebut tetap mencatatkan margin profit yang sehat.

“Alhamdulillah, untuk menu Arabian kami tidak ‘boncos’ atau sepi banget, dan keuntungannya juga masih sangat bagus,” kata dia.

Selain itu, ia menambahkan bahwa untuk operasional harian, Resto Sunda Plus melayani konsumen setiap hari mulai pukul 11.00 WIB hingga 21.30 WIB. Kendati demikian, bagi pengunjung yang menginap atau datang lebih awal, pihak pengelola juga telah menyediakan layanan khusus sarapan yang dibuka sejak pukul 07.00 WIB.

“Dari segi fasilitas pendukung, restoran ini menyediakan area makan semi-terbuka yang dirancang untuk kenyamanan keluarga. Akses integrasi dari restoran juga memudahkan konsumen untuk menjangkau area kedai kopi Kopi Kabut serta zona wahana luar ruangan yang ada di area Sevillage,” tutup dia.***

TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah
PlayPause
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-8
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-7
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-4
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-3
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-5
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-9
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-2
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-6

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Nikmati berita tanpa iklan berlebih. Dukungan Anda memastikan kami tetap jujur, berani, dan independen demi kepentingan publik di Cianjur.

  • Mendukung Jurnalisme Kritis & Independen
  • Menjaga Website Tetap Minim Iklan
  • Donasi Seikhlasnya Tanpa Nominal Paksaan