Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Sudah Berkerumun Tapi Masih Sehat, Warga Cianjur Tidak Takut Covid-19

Terbit 15 Oct 2020 04:36 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Sudah Berkerumun Tapi Masih Sehat, Warga Cianjur Tidak Takut Covid-19 — Cianjur Update

, Cianjur – Demo Penolakan Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law yang melibatkan ribuan masyarakat di depan Kantor DPRD Kabupaten Cianjur beberapa waktu lalu dinilai menjadi ancaman klaster baru Covid-19. Tetapi, dari demo penolakan tersebut membuat sejumlah warga Cianjur merasa tidak takut terhadap penyebaran virus.

Salah seorang warga Cianjur mengaku merasa baik-baik saja setelah mengikuti agenda unjuk rasa yang dipadati oleh kerumunan orang. Sugih (22) misalnya, alumni aksi 8 Oktober 2020 tersebut mengaku tidak mengalami gejala terpapar virus seperti yang ramai diinformasikan.

“Alhamdulilah sampai saat ini saya masih sehat, masih aktifitas dan kerja juga. Kalau sekiranya memang Covid-19 itu ada ya harusnya sudah ramai ada klaster baru di Cianjur. Tapi, nyatanya enggak, kan?” tuturnya kepada Cianjur Update, Rabu (14/10/2020).

Iklan sevilage

Ia menyebutkan, beberapa teman-teman buruh yang lain malah lebih ekstrim lagi. Mereka menyebut Covid-19 hanya sebatas bisnis pemerintah dan propaganda saja.

Baca Juga
FBI DPC Cianjur Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Cibeber
Berita · Berita terkait

“Teman-teman saya bilangnya gitu. Emang sih kalau lihat dari kenyataan ya kita-kita yang ikut demo itu aman-aman dan sehat saja sampai sekarang,” ungkap dia.

Menanggapi hal ini, Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, para pendemo yang merasa sehat dan tidak apa-apa itu karena tidak diperiksa.

“Kan gak ada yang periksa pendemo, mungkin kalau ada swab pendemo kemungkinan ada yang positif dan itu bisa menyebarkan ke pendemo yang lain, yang sehat,” katanya.

Dijelaskan Yusman, pihaknya sebaagai bidang kesehatan selalu profesional dalam mengeluarkan hasil tes Covid-19. Yusman menyangkal orang yang beranggapan miring tentang hal itu, sebab pihaknya mengeluarkan hasil tes dengan bukti.

Baca Juga
Honda Beat Karyawan PNM Mekaar di Cianjur Dicuri, Aksinya Terekam CCTV
Berita · Berita terkait

“Hasilnya itu sesuai dengan hasil labkes yang standar kementerian, jadi tidak ada intervensi dari pihak manapun. Kalau positif tidak mungkin di negatifkan, jadi ktia sampaikan, kalau negatif ya negatif, positif ya positif, kita profesional,” kata dia.

Selain itu, ia mengatakan, hasil tes Covid-19 dikeluarkan oleh Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). Labkesda merupakan UPTD, bukan di bawah OPD. Ia pun menyebut, jika ada orang yang merasa tidak takut Cvodi-19 itu terlalu arogan.

“Saya tidak setuju kalau (anggapan pasien, red) dicovidkan itu. Tidak setuju. Karena di kesehatan itu profesional, tidak ada campur tangan lintas sektor atau lintas lainnya yang lebih tinggi.” tandasnya.(afs)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{