Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Satpol PP Cianjur Tegur Toko yang Tak Sediakan Tempat Cuci Tangan

Terbit 11 Sep 2020 05:26 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Satpol PP Cianjur Tegur Toko yang Tak Sediakan Tempat Cuci Tangan — Cianjur Update

– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur akan menindak toko, tempat makan, dan lainnya yang tidak menyediakan protokol kesehatan. Hal ini demi kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19 di masyarakat

Kepala Satpol PP Cianjur, Hendri Prasetya, mengimbau agar pengunjung dan pegawai toko atau tempat makan harus memakai masker. Sanksi bagi pelanggar bermacam-macam, dari tertulis hingga sanksi lain.

“Badan usaha, badan usaha itu toko, tepat makanan tidak punya fasilitas, tidak punya tempat cuci tangan dan hand sanitizer, sanksinya berupa teguran tertulis masih sanksi ringan. Karena tahapannya kan masih sanksi ringan, nanti naik lagi, naik lagi,” tuturnya di Mapolres Cianjur, Kamis (10/09/2020).

Baca Juga
FBI DPC Cianjur Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Cibeber
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Apabila toko atau tempat makan tetap tidak mematuhi protokol kesehatan, pihaknya melakukan tindakan tegas. Hendri menyebut, tempat usaha harus menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer. Para pemilik dan pengunjung wajib memakai masker.

“Pemilik, penggunjung, penjaga, pegawai harus pakai masker, ada sekat dan pengatuan jarak,” tegas Hendri.

Menghadapi pesta demokrasi, lanjutnya, Satpol PP Cianjur pun akan fokus pada disiplin penerapan protokol kesehatan. Ia mengimbau dalam berbagai tahapan pilkada, harus mengutamakan protokol kesehatan.

Baca Juga
Honda Beat Karyawan PNM Mekaar di Cianjur Dicuri, Aksinya Terekam CCTV
Berita · Berita terkait

“Yang jelas imbauan dari Forkopimda juga sudah jelas. Pilkada kita kan sehat dan demokratis, artinya kesehatan dan keselamatan yang paling utama. Protokol covid harus menjadi pedoman utama dalam peenyeleenggaraan pilkada ini,” jelasnya.

Sementara itu, dari hasil razia yang gencar dilakukan Satpol PP, sehari bisa ada 70-200 pelanggar. Pelanggar paling banyak didominasi oleh kaum milenial.

“Yang banyak milenial yang tidak pakai masker dengan alasan lupa. Terus mobilisasi milenial kan lebih banyak dari pada orangtua, anak-anak kan belum sekolah orangtua paling ke pasar. Anak muda ini ya jalan jalan, ya wisata, ke toko, banyak aktifitasnya, banyak yang melanggar. Per hari rentangnya 70-200 pelanggar.” tutupnya.(afs/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{