Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Ramai Dibahas, Disease X jadi Ancaman Pandemi Baru Masa Depan

Terbit 5 Jan 2021 07:25 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Ramai Dibahas, Disease X jadi Ancaman Pandemi Baru Masa Depan — Cianjur Update
ANCAMAN: Ramai bahasan soal Disease X yang diduga bakal menjadi ancaman baru pandemi masyarakat dunia. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM – Istilah Disease X ini berasal dari kata ‘unexpected’ yang berarti bahwa penyakit tersebut belum diketahui dan masih bersifat hipotesis.

Disease X sendiri sudah mulai muncul sejak Februari 2018 lalu. Kala itu, para ahli berkumpul di Jenewa, Swiss untuk membahas strategi ‘Cetak Biru Litbang 2018’ sebagai respons terhadap wabah Ebola.

Saat itu, Disease X ikut dimasukkan dalam ancaman prioritas kesehatan utama bersama dengan sejumlah virus mematikan, seperti Ebola, Zika, demam Lassa, hingga SARS.

Iklan sevilage

Di forum itulah, WHO akhirnya menambahkan Disease X dalam daftar patogen yang ‘belum diketahui’ dan akan menyebabkan epidemi di masa mendatang.

Baca Juga
Bangun Harapan Pascakebakaran, Kolaborasi YBM PLN UP3 Cianjur dan YBM PLN UIP JBT Wujudkan Rumah Baru untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Cibeber
Berita · Berita terkait

Disease X adalah salah satu dari selusin patogen mematikan, termasuk sindrom pernapasan akut parah (SARS) dan Ebola.

Penyakit tersebut adalah prioritas utama penelitian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengingat potensinya yang bisa menyebabkan pandemi.

Salah satu yang dicurigai sebagai Disease X adalah kasus hemoragi atau perdarahan di Kongo, Afrika. Seorang pasien tengah menjalani pemeriksaan, hingga kini belum diketahui pasti virus apa yang menjangkitinya.

Baca Juga
Terhimpit Rencana Agrowisata, Warga Ciseureuh Batulawang Cemas Kehilangan Tempat Tinggal dan Masa Depan Anak
Berita · Berita terkait

Menurut epidemiolog Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman saat ini ada 1,6 juta virus yang belum diketahui manusia. Dari jumlah tersebut, ada sekitar 827 ribu virus yang dinilai berpotensi menginfeksi manusia. Tetapi, hanya ada 263 virus yang benar-benar bisa menginfeksi manusia.

“Artinya baru sekitar kurang dari 1 persen dari 827 ribuan itu atau baru 99 persen virus yang bisa menjadi ancaman pandemi itu belum kita ketahui. Luar biasa begitu besar ancaman pandemi yang disebabkan virus yang asal muasalnya dari hewan,” jelas Dicky.

Ancaman Disease X selalu diwaspadai para ilmuwan. Karenanya, kesiapan global di bidang kesehatan harus selalu diperkuat.

“Era pandemi artinya ancaman pandemi akan lebih serius. Artinya sistem kesehatan kita harus lebih kuat,” lanjut Dicky.

Baca Juga
Hadapi Ancaman Karhutla, Pemkab Cianjur Siagakan Ratusan Personel dan Peralatan
Berita · Berita terkait

Soal penyakit ‘misterius’ yang terdeteksi di Kongo, Dicky menduganya bukan Ebola. Menurutnya, temuan itu menunjukkan bahwa ancaman pandemi semakin besar.

Dokter yang menangani pasien di RS Ingende Kongo, dr Dadin Bonkole, menyebut Disease X bukan berasal dari fiksi ilmiah. Menurutnya, ancaman ini adalah nyata berdasarkan fakta ilmiah.

“Kita semua sudah seharusnya takut. Ebola tidak dikenal sebelumnya. Covid-19 tidak dikenal sebelumnya, kita harus takut dengan penyakit-penyakit baru,” imbuhnya.(ct7/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{