Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Puluhan ODGJ di Cianjur Masih Alami Kekerasan

Terbit 12 Oct 2020 08:05 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Puluhan ODGJ di Cianjur Masih Alami Kekerasan — Cianjur Update

– Yayasan Rumah Pulih Jiwa (YRPJ) mencatat sebanyak 92 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Cianjur mengalami kekerasan. Mulai fisik, bullying, pemasungan, pengurungan sampai peleceham seksual. Data tersebut diperoleh selama satu tahun terakhir.

Dari 92 orang, sebanyak 35 persen ODGJ merupakan korban pemasangan. Sementara, 65 persen lainnya merupaksn korban pengurungan, bullying, kekerasan fisik sampai pelecehan seksual.

Ketua Yayasan Rumah Pulih Jiwa (YRPJ), Rukmana, mengungkapkan, walaupun pemerintah sudah berkomitmen untuk menciptakan Indonesia bebas dari pasung. Namun angka kekerasan seperti pasung masih menjadi yang paling tinggi.

Iklan sevilage

“Alasan-alasan ini menunjukkan kurangnya informasi yang tepat terkait ODGJ. Ditambah masih lambainya pemerintah terhadap permasalahan kesehatan jiwa,” tuturnya, Minggu (11/10/2020).

Baca Juga
FBI DPC Cianjur Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Cibeber
Berita · Berita terkait

Ia mengungkapkan, dengan Undang-Undang Kesehatan Jiwa Nomor 18 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Jiwa, seharusnya pemerintah bisa memberikan jaminan penuh atas perlindungan hak orang dengan disabilitas psikososial.

“Jika hak atas kebebasan fisik dan bebas dari kekerasan saja tidak dilindungi oleh Negara, bagaimana kita bisa memastikan orang dengan gangguan jiwa memiliki hak atas politik, pendidikan, kesehatan, kehidupan yang layak? Atau bahkan menjamin hak-hak mereka ketika berhadapan hukum.” tukasnya.

Sementara itu, Pembina Yayasan Rumah Pulih Jiwa, Aliet Sojariah mengatakan, dalam hal menangani ODGJ, stigma ‘gila’ harus dihapuskan dan stop bully terhadap ODGJ. Ia menilai, dengan bully ODGJ Cianjur bisa stres.

Baca Juga
Honda Beat Karyawan PNM Mekaar di Cianjur Dicuri, Aksinya Terekam CCTV
Berita · Berita terkait

“Contohnya, mereka itu dalam hal melaksanakan keagamaan, seperti sholat, ngaji dan lainnya mereka bisa melakukan kewajiban. Mereka dikasih tausiah, mereka pun begitu menghayati, dan di sini kami mohon juga stop bulying terhadap mereka (ODGJ) karena dengan membuli mereka, mereka tambah stres,” jelasnya.

Selain itu, Ia meminta kepada pihak pemerintah agar ada perhatian terhadap ODGJ. Ia menyebut, jangan sampai ODGJ hanya dijadikan objek ketika ada Pilkada ataupun kepentingan lainnya.

“Kita inginnya semuanya dari nurani, dari hati yang paling dalam bahwa mereka itu manusia, yang dijauhi oleh manusia, tetapi kita ingin memanusiakan.” tutupnya.(afs/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{