Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Prihatin pada Kasus Istri Disiram Air Keras di Cianjur, Atalia Kamil: Jangan Anggap Remeh KDRT

Terbit 26 Nov 2021 04:23 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Prihatin pada Kasus Istri Disiram Air Keras di Cianjur, Atalia Kamil: Jangan Anggap Remeh KDRT — Cianjur Update
PRIHATIN: Istri Gubernur Jawa Barat, Atalia Kamil mengunjungi rumah duka keluarga almarhumah Sarah Sesa di Cianjur. (Foto: IG Ataliapr)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Istri Gubernur Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil mengunjungi rumah duka keluarga almarhumah Sarah Sesa, istri yang tewas disiram air keras oleh suaminya.

Atalia datang bertakziah menyusul viralnya pemberitaan tentang Sarah Sesa dan Abdul Latief yang juga merupakan WNA asal Arab Saudi.

“Saya sebagai Bunda Jabar merasa prihatin dan sedih. Saatnya fokus ke depan dan tidak boleh ada lagi masyarakat yang mengalami hal serupa,” ujar Atalia mengutip laman Instagramnya, Jumat (26/11/2021).

Iklan sevilage

Ia menyebut, masyarakat harus turut serta berperan aktif melaporkan, apabila ada dugaan perilaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) seperti ini di lingkungan masing-masing.

Baca Juga
Satresnarkoba Polres Cianjur Ungkap 32 Kasus Narkoba, Sita 17,1 Kg Ganja dan 479 Gram Sabu
Berita · Berita terkait

“Jangan anggap remeh KDRT. Karena, KDRT berat pun berawal dari KDRT ringan. Tidak perlu persetujuan korban untuk melapor, karena bisa jadi korban pun takut untuk melapor,” jelasnya.

Atalia pun menegaskan, jika menemukan kasus KDRT, laporan segera ke RT/RW/Satgas KDRT setempat.

“Bisa langsung laporkan ke hotline SAPA 129 (langsung call) atau bisa juga ke nomor telepon 085222206777,” sebutnya.

Baca Juga
KDM Tanggapi Tawuran Pelajar di Cilaku Cianjur, Siapkan Pembinaan Barak Militer
Berita · Berita terkait

Pemerintah Provinsi Jabar, sambungnya, akan melatih para aparat setempat/ kader untuk menindaklanjuti dan menangani masalah KDRT.

Selain itu, alim ulama, para tokoh masyarakat diharapkan turut serta memberikan pemahaman terkait pernikahan yang sesuai hukum dan syariat yang berlaku.

“Catatkan pernikahan melalui lembaga resmi, demi melindungi perempuan dan anak, maka kawin siri atau kontrak, sudah tidak relevan lagi di masa kini. Kecuali memiliki niat menutupi pernikahan tersebut atau bahkan melakukan prostitusi terselubung,” paparnya.

Atalia menuturkan, hal yang terpenting adalah bagaimana menggerakkan semua potensi untuk memberdayakan dan memandirikan kaum perempuan dengan pengetahuan serta keterampilan.

Baca Juga
Soal Konflik Antarpelajar di Cianjur, Pemda Dorong Kolaborasi Semua Lini
Berita · Berita terkait

“Agar perempuan Jabar jadi pintar, aktif berkarya, memiliki harga diri, tanpa kehilangan jati diri dan keindahan sebagai perempuan sejati,” ungkapnya.

“Terima kasih juga pada Polres Cianjur yang telah bergerak cepat merespon kasus istri yang disiram air keras suaminya ini. Sehingga, pelaku dapat tertangkap sebelum berhasil kabur ke luar negeri,” tandasnya.(sis)

Sumber: IG Ataliapr

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{