Polres Cianjur Gelar Gerakan Pangan Murah, 1.500 Paket Ludes Diserbu Warga
CIANJURUPDATE.COM – Kepolisian Resor (Polres) Cianjur bersama Pemerintah Kabupaten Cianjur dan Kodim 0608/Cianjur menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman depan Masjid Agung, Alun-alun Cianjur, Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau selama bulan suci Ramadan.
Kapolres Cianjur, AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, mengatakan kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Cianjur. Bupati Cianjur beserta jajaran asisten dan kepala dinas juga hadir dalam kegiatan tersebut.
“Dukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur, Pak Bupati langsung hadir bersama para asisten dan kepala dinas. Kami juga berterima kasih kepada prajurit Kodim yang telah mendukung kegiatan Gerakan Pangan Murah ini,” ujar Kapolres.
Ia menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan mendekatkan komoditas bahan pokok yang harganya relatif tinggi di pasaran agar dapat dijangkau masyarakat dengan harga lebih rendah.
BACA JUGA: HIPMI Cianjur Apresiasi Dukungan Pemkab, Siap Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Paket bahan pokok yang di pasaran biasanya dijual sekitar Rp50.000 ditawarkan kepada masyarakat dengan harga sekitar Rp45.000 hingga Rp42.000.
“Alhamdulillah sekitar 1.500 paket yang disediakan semuanya habis terserap oleh masyarakat. Insyaallah kegiatan ini akan kami rancang kembali pada kesempatan berikutnya,” katanya.
Kapolres menambahkan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya berbagi pada bulan Ramadan sekaligus wujud sinergi antara Polri, TNI, dan Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam membantu masyarakat.
Menurutnya, antusiasme warga terhadap kegiatan tersebut terlihat dari banyaknya masyarakat yang datang untuk membeli paket sembako.
“Antusiasme warga sangat tinggi, apalagi Pak Bupati juga hadir langsung. Tadi kita lihat masyarakat tersenyum membawa tentengan untuk dibawa pulang. Semoga dengan senyum masyarakat ini Kabupaten Cianjur semakin maju,” ujarnya.
Selain membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, kegiatan tersebut juga bertujuan menekan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kapolres menegaskan pihaknya bersama TNI dan pemerintah daerah terus melakukan pemantauan ke pasar-pasar guna mengantisipasi adanya pihak yang memainkan harga.
“Kami bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Ketahanan Pangan melakukan keliling pasar untuk memastikan harga sesuai aturan. Jika ada yang menjual di atas Harga Eceran Tertinggi, kami akan memberikan peringatan,” tegasnya.
Ia menambahkan apabila peringatan tersebut tidak diindahkan, aparat penegak hukum akan mengambil langkah penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan menjelang hari besar keagamaan biasanya terjadi peningkatan konsumsi masyarakat yang dapat memicu kenaikan harga akibat perbedaan antara kebutuhan dan ketersediaan barang.
Menurutnya, pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah melalui dinas terkait seperti Dinas Pertanian, Dinas Pangan, serta Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian untuk menjaga stabilitas harga.
“Pada hari-hari besar tingkat konsumsi masyarakat meningkat, sehingga kadang terjadi perbedaan antara supply dan kebutuhan yang membuat harga naik. Pemerintah daerah melakukan berbagai langkah melalui dinas terkait untuk menjaga stabilitas harga,” kata Bupati.
BACA JUGA: Srikandi dan PIKK PLN Cianjur Berbagi Takjil, Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan
Ia menegaskan pemerintah juga akan menindaklanjuti jika ditemukan distributor yang memainkan harga di pasaran.
“Apabila ada distributor yang memainkan harga, tentu aparat penegak hukum akan menindaklanjutinya agar tidak ada pihak yang merugikan masyarakat,” ujarnya.
Bupati menambahkan kegiatan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendekatkan bahan pokok kepada masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau, terutama bagi warga yang membutuhkan.***





















