Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Pesantren Diminta Melapor Jika Ada Santri yang Terpapar Covid-19

Terbit 4 Nov 2020 04:57 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Pesantren Diminta Melapor Jika Ada Santri yang Terpapar Covid-19 — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengimbau kepada para pengurus pondok pesantren untuk tidak menutup-tutupi jika ada santri yang terpapar Covid-19. Mengingat, di Cianjur terdapat 35 santri yang sudah terpapar Covid-19 di beberapa pesantren.

UU menjelaskan, penularan Covid-19 di lingkungan pesantren Cianjur tidak sama dengan kabupaten lainnya. Maka dari itu, pihaknya mengimbau para kiai untuk terus menyampaikan pentingnya protokol kesehatan kepada seluruh santrinya.

“Pemprov Jabar saat ini dalam suasana AKB, sehingga ada tiga benteng yang harus dilakukan. Pertama, pencegahan dengan PHBS memakai masker, kedua ada pengetesan, dan ketiga adalah perawatan,” tuturnya kepada Cianjur Update, Rabu (4/11/2020).

Baca Juga
Perbaikan Jalan dan Jembatan Cikadu yang Viral Dilintasi Mobil Butuh Anggaran Rp14 Miliar
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Namun, dirinya mengaku tidak bisa menyebutkan apakah santri yang terpapar itu dari beberapa pesantren atau hanya satu pesantren. Namun Uu memastikan 35 santri yang terpapar Covid-19 itu benar adanya.

“Makanya pengurus pesantren, tolong jangan menutup-tutupi kalau ada santrinya yang kena Covid, harus melapor. Karena jika tidak, pasti akan melebar ke santri yang lain dan juga para petugasnya,” ujarnya.

Uu menjelaskan, di lingkungan pesantren, terkadang protokol kesehatan tidak bisa dikendalikan. Contohnya, ketika sedang berada di kantin, santri kerap tidak menjaga jarak.

Baca Juga
Kapolres Cianjur Beri Penghargaan kepada Warga yang Bantu Ungkap Peredaran Uang Palsu
Berita · Berita terkait

“SOP sudah diberikan kepada Ponpes se-Jabar yang langsung ditandatangani gubernur. Bahkan, ada beberapa poin yang dicoret karena ada yang tidak sepakat,” ujarnya.

Selain itu, ia mengungkapkan, Pemprov Jabar siap menambah rapid test ketika Pemkab Cianjur kekurangan alat.

“Bupati juga sudah menyanggupinya. Kalau kurang, Pemprov Jabar siap membantu. Karena kalau rapid test dibiayai masyarakat, harganya kan mahal,” tandasnya.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{