Mengusung Filosofi Teman Jiwa, Anamcara Hotel & Convention Cipanas Targetkan Pasar MICE dan Wisata Alam
CIANJURUPDATE.COM — Anamcara Hotel & Convention resmi hadir di Jalan Raya Puncak, Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur. Hotel ini mengusung konsep kenyamanan serta pelayanan berbasis hospitality yang diproyeksikan menjadi destinasi baru bagi wisatawan, komunitas, hingga pelaku bisnis.
President Director Anamcara Hotel, Kianto Budyanto, menjelaskan bahwa nama Anamcara diambil dari bahasa kuno yang memiliki arti mendalam, yakni “teman jiwa” atau soul friend.
“Anamcara berasal dari bahasa kuno. Anam berarti jiwa dan cara berarti teman. Jadi Anamcara berarti teman jiwa atau soul friend. Kami ingin hotel ini menjadi teman bagi semua orang, baik masyarakat sekitar, wisatawan, komunitas, maupun para tamu yang datang ke sini,” ujar Kianto saat konferensi pers, Minggu (21/6/2026).
BACA JUGA: Polres Cianjur Hadirkan Persib Stars, Masyarakat Antusias Saksikan Laga Persahabatan
Kianto menambahkan, operasional hotel ini tidak hanya berorientasi pada sektor bisnis, melainkan juga berkomitmen memberikan dampak sosial bagi lingkungan sekitar melalui rencana kegiatan keagamaan.
“Kami berharap tempat ini bukan hanya menjadi tempat menginap, tetapi juga menjadi tempat yang mendekatkan manusia kepada Sang Pangrango (Pencipta). Ke depan kami akan menggelar berbagai kajian keagamaan sebagai bagian dari program hotel,” kata Kianto.
Mengenai pemilihan lokasi di Cipanas, pihak manajemen menilai kawasan Cianjur memiliki keunggulan berupa atmosfer alam yang tenang. “Kami sangat percaya dengan potensi Cianjur. Lokasi ini menawarkan ketenangan yang tidak semua daerah miliki. Tamu yang datang bisa merasakan suasana yang nyaman dan damai,” tambahnya.
Sementara itu, Director Anamcara Hotel, Fedor Widjaja, mengemukakan bahwa hotel ini dirancang untuk memfasilitasi kegiatan Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE), pertemuan komunitas, serta mengakomodasi wisatawan pecinta alam di kawasan Puncak-Cipanas. Kedekatan geografis dengan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango menjadi salah satu nilai tambah.
“Kami juga melihat potensi wisata alam yang sangat besar di kawasan ini. Lokasi hotel cukup dekat dengan Gunung Gede Pangrango, sehingga sudah ada beberapa komunitas pendaki yang menjadikan hotel kami sebagai base camp sebelum dan sesudah melakukan pendakian,” tutur Fedor.
Menurut Fedor, hotel ini juga berfungsi sebagai tempat transit strategis bagi pelancong yang ingin mengunjungi objek wisata sekitar, seperti Kebun Raya Cibodas.
“Wisatawan yang ingin mengeksplorasi kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango maupun Kebun Raya Cibodas bisa menjadikan Anamcara sebagai tempat transit yang nyaman. Jadi bukan hanya untuk kegiatan bisnis dan komunitas, tetapi juga untuk wisata alam,” jelasnya.
BACA JUGA: Tumbuhkan UMKM yang Berdaya, Srikandi PLN dan YBM UP3 Cianjur Salurkan Bantuan Gerobak Usaha
Dengan kapasitas ruang yang tersedia, pihak manajemen optimis dapat mengakomodasi berbagai acara skala besar, baik dari sektor pemerintahan maupun korporasi.
“Kami ingin Anamcara menjadi hotel yang mampu memfasilitasi berbagai kegiatan MICE maupun komunitas. Kapasitas ruang yang kami miliki cukup besar sehingga dapat digunakan untuk berbagai agenda dan kegiatan,” kata Fedor.
General Manager Anamcara Hotel, Joko Sulistio, menekankan bahwa fokus utama hotel dalam menghadapi persaingan industri akomodasi di Cianjur adalah dengan membangun loyalitas konsumen melalui kualitas pelayanan.
“Fokus kami adalah membangun loyalitas. Kami ingin setiap tamu yang datang merasa nyaman, mendapatkan pelayanan terbaik, lalu kembali lagi karena merasakan pengalaman yang berkesan selama berada di Anamcara,” ucap Joko.
Terkait fasilitas penginapan, Joko merinci ketersediaan akomodasi yang terbagi ke dalam beberapa tipe kamar dan unit vila.
“Kami memiliki tujuh type, lima type hotel dan dua type vila serta ada 33 kamar. Selain itu, kami juga menyediakan fasilitas resto hingga ballroom yang sangat nyaman dan tentram,” terang Joko.
Guna memperluas jaringan pasar, Anamcara Hotel menerapkan strategi pemasaran multi-saluran, mulai dari optimalisasi media sosial, pendekatan berbasis komunitas, hingga kolaborasi dengan pihak ketiga seperti event organizer dan wedding organizer.
“Kami ingin tamu yang datang bukan hanya sekali menginap, tetapi memiliki hubungan jangka panjang dengan hotel ini. Karena yang paling penting bukan hanya mendapatkan tamu baru, tetapi menjaga kepercayaan dan loyalitas mereka,” pungkas Joko.***





















