Berita

Ponpes Al-Riyadl Cipanas Dapat Edukasi Soal Energi Bersih Saat Ramadhan

CIANJURUPDATE.COM – Manfaatkan momentum bulan suci Ramadan dan Peringatan Nuzulul Quran, Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Pondok Pesantren Al-Riyadl, Desa Cipanas, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, dapat edukasi soal energi bersih geothermal, pada Jum’at (6/2/26).

Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 600 santri serta 80 tokoh agama dan perwakilan MUI dari empat desa di Kecamatan Cipanas dan Pacet ini, juga menjadi ruang dialog bersama para ahli geologi dari Universitas Padjadjaran.

Melalui bincang santai ini, para ahli menjelaskan bahwa energi panas bumi hadir untuk tumbuh dan maju bersama warga. Fokus utamanya adalah menghadirkan energi bersih yang tetap menjaga kesuburan lahan pertanian serta melindungi sumber air yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat.

BACA JUGA: Memanas, Warga Ciguntur Pacet Tolak Paksa Alat Berat yang Berani Naik Upaya Proyek Geothermal

Menjamin Kelestarian Sumber Air dan Keamanan Pemukiman Dalam sesi tersebut, Pakar Geologi Universitas Padjadjaran, Dr. Ir. Dewi Gentana, MM, menjelaskan bahwa teknologi panas bumi dirancang untuk beroperasi secara aman tanpa mengganggu sumber air tanah maupun kestabilan gunung api.

Secara teknis, pengeboran dilakukan melalui lubang kecil yang dilapisi pelindung baja berlapis (casing) untuk mencegah kebocoran, serta dipantau secara real-time di bawah permukaan bumi.

“Kami memahami air adalah nadi kehidupan warga. Secara geologi, air sumur masyarakat berada di lapisan dangkal sekitar 10 meter, sehingga jalurnya terpisah sangat jauh dan tidak berhubungan dengan zona pengambilan uap di kedalaman 2.000 meter,” jelasnya.

BACA JUGA: Warga Pasir Cina Tolak Proyek Geothermal, Tegaskan Tak Ada Alat Berat Masuk Jalur Penolakan

Beliau menambahkan bahwa aktivitas panas bumi jauh lebih tenang karena hanya mengelola uap diarea terbatas, berbeda dengan pergerakan besar lempeng bumi yang menyebabkan gempa alami.

“Melalui teknologi siklus tertutup (closed-loop) ,air dikembalikan lagi melalui sistem reinjeksi untuk menjaga kestabilan tekanan bawah tanah. Sistem ini memastikan keseimbanganalam tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan nyaman,” pungkasnya.

Senada dengan hal tersebut, Pakar Vulkanologi Universitas Padjadjaran, Prof. Dr.Ir. Nana Sulaksana, MSP, menjelaskan bahwa operasional panas bumi berjalan selaras dengan aktivitas alami gunung api tanpa saling mengusik.

BACA JUGA: Alat Berat Disegel Warga, Buntut Kekecewaan atas Proyek Geothermal Cianjur

Beliau menegaskan bahwa pengambilan uap dilakukan melalui lubang kecil yang diperkuat pipa baja, sehingga kekuatan struktur gunung tetap terjaga dan tidak memicu longsor.

“Dari sisi keamanan tanah dan sumber air, mekanismenya sudah sangat jelas.Gempa merusak terjadi akibat benturan lempeng di dasar laut yang sangat dalam,jauh berbeda dengan pengambilan uap digunung yang skalanya sangat kecil. Karena adanya lapisan batuan penudung yang kedap air, sumber air dangkal masyarakat tetap terlindungi dan terpisah total dari zona panas bumi. Jadi, teknologi ini bekerja dengan menjaga keseimbangan bawah permukaan demi keamanan lingkungan kita bersama,” pungkas Prof. Dr. Ir. Nana Sulaksana,MSP.

BACA JUGA: Alat Berat Disegel Warga, Buntut Kekecewaan atas Proyek Geothermal Cianjur

Komitmen Transparansi dan Pemberdayaan Kepala Teknis Panas Bumi PT Daya Mas Geopatra Pangrango (DMGP), Yunis, menyampaikan bahwa perusahaan fokus pada semangat merangkul masyarakat sebagai mitra dalam upaya mendukung kemandirian energi nasional.

Melalui forum silaturahmi ini, perusahaan berupaya menyelaraskan keberadaan energi bersih yang merata dengan berbagaiinisiatif pemberdayaan yang relevan bagi masyarakat sekitar.

“Kami mensyukuri silaturahmi di bulan suci ini sebagai momentum untuk mempererat kebersamaan yang telah ada dengan para tokoh agama dan masyarakat. Kehadiran kami disini adalah untuk merangkul seluruh elemen masyarakat melalui edukasi mengenai energiramah lingkungan. Kami percaya bahwa dengan akses energi bersih yang merata dan pemberdayaan yang tepat, kita dapatmendukung peningkatan kualitas hidup desa-desa disekitar area operasional kami,” ungkap Yunis.

BACA JUGA: Banjir Kritik di Jagat Maya, Publik Ingatkan Bahaya Geothermal: Jangan Tunggu Bencana Datang Baru Menyesal!

Acara ditutup dengan penuh khidmat melalui pembacaan Khotmil Quran dantausiyah dari DR ( Hc). KH. M. Choirul Anam MZD yang mengajak jamaah untuk senantiasa menjaga alam sebagai amanah. Sebelumnya, suasana ceria juga terasa saat para santri mengikuti Lomba Pukul Bedug dan penampilan seni islami.

Melalui perpaduan kegiatan religi dan edukasi ini, DMGP menegaskan kembali bahwa energi panas bumi adalah solusi energi bersih yang ramah lingkungan dan membawa kebaikan bagi masa depan bersama.***

TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah
PlayPause
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-8
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-7
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-4
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-3
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-5
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-9
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-2
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-6

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Nikmati berita tanpa iklan berlebih. Dukungan Anda memastikan kami tetap jujur, berani, dan independen demi kepentingan publik di Cianjur.

  • Mendukung Jurnalisme Kritis & Independen
  • Menjaga Website Tetap Minim Iklan
  • Donasi Seikhlasnya Tanpa Nominal Paksaan