Berita

Insiden Layangan di Cipanas: Warga Desa Batulawang Tuntut Relokasi Kabel SUTM, PLN Pastikan Jaringan Aman

CIANJURUPDATE.COM – Suasana sore di Kampung Loji, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, mendadak mencekam pada Senin (13/4/2026). Sekitar pukul 15.40 WIB, aktivitas bermain anak-anak di RT 02/RW 01 tersebut berujung kepanikan massal setelah seorang bocah laki-laki dilaporkan mengalami insiden saat bermain layang-layang di dekat jaringan listrik tegangan tinggi.

Peristiwa ini memicu ketegangan antara warga setempat dengan pihak penyedia layanan listrik. Warga menuding instalasi kabel utama yang melintas di pemukiman mereka tidak aman, sementara pihak PLN memberikan klarifikasi berbeda mengenai penyebab kepanikan tersebut.

Risman Munandar (32), saksi mata sekaligus warga setempat, mengungkapkan bahwa insiden bermula saat layang-layang anak tersebut tersangkut pada kabel yang melintas di atas rumah warga. Menurutnya, korban sempat menunjukkan gejala trauma fisik yang serius.

BACA JUGA: Gelar RDP Bahas Kelangkaan Gas Melon, Komisi II DPRD Cianjur Bakal Sidak Tempat Usaha Tak Layak Subsidi

“Anak tersebut kena aliran listrik, mengakibatkan dia kaget, cemas, dan kelihatan kesakitan. Kami menyarankan segera dibawa ke rumah sakit atau diobati, tapi anaknya malah ketakutan karena trauma,” ungkap Risman saat diwawancarai di lokasi kejadian, pada Senin (13/4/2026).

Risman juga menyoroti kondisi fisik infrastruktur di wilayahnya yang dinilai minim proteksi. Ia menegaskan bahwa jalur listrik tersebut diperuntukkan bagi kepentingan komersial perusahaan swasta “Kota Bunga”, namun melintas tepat di atas tanah dan atap rumah warga.

“Ini kan jalur buat perusahaan, buat Kota Bunga, bukan buat warga. Kalau buat warga kami bisa memaklumi, tapi ini untuk perusahaan. Kenapa keselamatannya tidak dijaga? Mereka cuma ambil manfaat dari tanah warga tapi mengabaikan keamanan kami,” tegasnya.

Warga menuntut dua opsi solusi: memindahkan jalur kabel dari area padat penduduk atau melakukan pengamanan ekstra dengan membungkus kabel menggunakan karet pelindung standar tinggi serta meninggikan posisinya.

Selain itu, warga bersikeras bahwa ini bukan kejadian pertama. Potensi bahaya yang terus menghantui membuat masyarakat meminta langkah konkrit agar tidak ada korban jiwa di masa depan.

BACA JUGA: Proyek Perataan Lapang Bobojong yang Buat Resah Warga Dihentikan, Kades: Ini Arahan Pimpinan

“Kami tidak mau menunggu sampai ada korban jiwa. Anggaplah sekarang korbannya tidak terlalu serius, tapi kalau besok-besok ada yang meninggal dunia bagaimana? Kami warga minta PLN dan perusahaan segera bertindak dan ini pun bukan kejadian pertama kali sebelum sebelumnya pun sudah pernah,” kata dia.

Di sisi lain, Manajemen PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Cipanas bergerak cepat melakukan investigasi lapangan. Manager ULP Cipanas, Miama Lodyana, meluruskan informasi yang beredar dengan menyebutkan bahwa tidak ada aliran listrik yang mengenai tubuh anak tersebut.

Berdasarkan investigasi, anak tersebut bersama rekan-rekannya mencoba menarik benang layangan yang tersangkut di jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM).

“Info dari lapangan, anak tersebut tidak kesetrum. Kondisi shock yang dialami adalah akibat terhentak saat benang layangan yang ditarik ramai-ramai itu putus. Tidak ada paparan induksi dari SUTM,” jelasnya.

Terkait keluhan mengenai ketinggian kabel yang dianggap membahayakan, Miama memastikan bahwa infrastruktur di Kampung Loji sudah sesuai dengan regulasi teknis yang berlaku.

“Sudah dikonfirmasi di lokasi, posisi tiang dan kabel dalam kondisi normal. Ketinggiannya pun sudah sesuai standar operasional, yaitu 6 meter,” tutup Miama Lodyana.***

TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah
PlayPause
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-8
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-7
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-4
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-3
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-5
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-9
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-2
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-6

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Nikmati berita tanpa iklan berlebih. Dukungan Anda memastikan kami tetap jujur, berani, dan independen demi kepentingan publik di Cianjur.

  • Mendukung Jurnalisme Kritis & Independen
  • Menjaga Website Tetap Minim Iklan
  • Donasi Seikhlasnya Tanpa Nominal Paksaan