Hujan Deras Picu Longsor di Cipanas, Satu Rumah di Sindangjaya Jebol Tertimbun Material

CIANJURUPDATE.COM – Intensitas hujan yang tinggi memicu tebing perkebunan longsor dan menimbun satu rumah warga di Kampung Gunung Batu RT 03/RW 08, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (23/1/2026) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Ketua Destana Desa Sindangjaya, Budi Kristanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan dari pengurus RW setempat mengenai adanya kerusakan bangunan akibat material longsor.

“Itu kejadiannya sekitar jam 00.30 WIB. Namun Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, karena rumah yang jebol hanya pintu depan yang nyambung ke dapur saja,” ungkap Budi saat dikonfirmasi oleh Cianjur Update.

Budi menuturkan bahwa dampak longsoran tidak hanya merusak fisik rumah, tetapi juga menutup akses jalan serta menyumbat saluran drainase di sekitar lokasi.

BACA JUGA: Yayasan Islam Djuhaeriah Gandeng Rumah Khitan Nur Assyifa Gelar Khitanan Massal

“Dari jalur air yang tersumbat tersebut, akhirnya air melimpah ke rumah tetangganya sehingga terendam air,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sindangjaya, Deden Muhamad Syahir, menjelaskan bahwa rumah yang terdampak tersebut dihuni oleh empat Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah jiwa 6. Sebagai langkah antisipasi, para penghuni telah diungsikan ke lokasi yang lebih aman.

“Saat ini untuk pemilik rumah sudah kami evakuasi ke keluarga terdekatnya, karena ditakutkan ada longsor susulan yang membahayakan jiwanya,” kata Deden.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi material longsor belum dapat dilakukan secara menyeluruh. Faktor cuaca menjadi kendala utama bagi tim di lapangan.

“Evakuasi belum menyeluruh dilakukan karena terkendala hujan. Namun kami akan terus berupaya bersama unsur desa dan warga akan melakukan evakuasi setelah cuaca membaik,” jelas Deden.

BACA JUGA: PLN Cianjur: Penjualan Listrik 2025 Tumbuh 4,45 Persen, Pendapatan Tembus Rp 1,058 Triliun

Berdasarkan hasil asesmen sementara, kerugian material akibat kerusakan tembok dan pintu rumah tersebut diperkirakan mencapai Rp5 juta. Deden memastikan barang-barang berharga milik warga masih dalam kondisi aman.

“Mengenai kerugian material ini diperkirakan mencapai Rp5 juta, karena yang rusak hanya tembok dan pintu. Untuk barang-barang lainnya aman, tidak tertimbun,” tegasnya.

Pemerintah Desa Sindangjaya kini bersiaga bersama Lembaga Desa, Karang Taruna, dan Destana untuk terus memantau perkembangan situasi di lokasi. Deden juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

“Kami menghimbau agar warga tetap berada di rumah masing-masing dan tetap waspada,” pungkasnya.***

Exit mobile version