CIANJURUPDATE.COM – Sebanyak empat orang warga Kampung Sela, Desa Mekarsari, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi jamur liar, Rabu (21/1/2026). Keempat korban saat ini sempat mendapatkan perawatan medis, dengan satu di antaranya masih menjalani perawatan intensif.
Korban diketahui bernama Wahyu Saripudin (65), A. Yanto (48), Hj. Imas Kusmiati (50), dan Yani Nurhayati (41). Kondisi para korban bervariasi, mulai dari lemas, mual, muntah hingga menggigil.
Jamur liar tersebut dibawa oleh anak Wahyu Saripudin dari kebun sekitar rumah. Jamur itu kemudian ditanyakan kepada orang tuanya apakah dapat dikonsumsi. Setelah dianggap aman, jamur tersebut diolah dan dimakan bersama oleh dua keluarga sekitar pukul 15.00 WIB.
Sekitar 30 menit setelah mengonsumsi jamur, A. Yanto mulai merasakan mual, muntah, dan lemas. Gejala serupa kemudian dialami oleh korban lainnya. Para korban segera dibawa ke puskesmas terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit.
BACA JUGA: Kalah Duel Lalu Kabur, Siswa SMA di Sindangbarang Cianjur Ditabrak Motor Lawan hingga Patah Tulang
Bupati Cianjur dr. M. Wahyu Ferdian bersama Kapolres Cianjur mengunjungi para korban di IGD RSUD Sayang Cianjur pada Kamis (22/1/2026).
Bupati Cianjur dr. M. Wahyu Ferdian mengatakan, dari empat korban yang dirawat, satu orang sudah diperbolehkan pulang, sementara tiga lainnya masih menjalani perawatan.
“Dua orang kondisinya sudah jauh lebih baik, dan satu orang masih dalam pengawasan ICU karena kondisinya sedikit lebih berat dibandingkan yang lain,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak rumah sakit masih melakukan identifikasi penyebab keracunan karena saat korban datang tidak disertai sampel jamur.
“Dari keterangan pasien, bentuk jamurnya mirip dengan jamur yang biasa dikonsumsi. Gejalanya umumnya pusing, muntah-muntah, dan diare,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP Akhmad Alexander Yurikho menyampaikan bahwa pihaknya bersama unsur Forkopimda terus memantau perkembangan korban.
“Memang benar terdapat empat orang yang diduga mengalami keracunan. Satu orang sudah pulang, dua orang masih pemulihan, dan satu orang perlu perhatian khusus,” katanya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama di musim penghujan.
“Tadi Pak Bupati berpesan kepada seluruh jajaran dan masyarakat bahwa di musim hujan banyak tumbuh jamur liar. Kami mengimbau agar benar-benar menyeleksi jamur yang akan dikonsumsi demi menghindari kejadian serupa,” pungkasnya.***
