Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Hendak ke Cianjur, Seorang Kakek Meninggal di Dalam Bus Sukabumian

Terbit 13 Sep 2020 00:46 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Hendak ke Cianjur, Seorang Kakek Meninggal di Dalam Bus Sukabumian — Cianjur Update

– Seorang kakek meninggal di dalam bus Hiba Putra jurusan Sukabumi – Bandung ketika hendak ke Cianjur, Sabtu (11/9/2020) sore. Kakek tersebut diketahui bernama Sumardi (75), warga Kp. Gunung Masigit, Desa Campakamekar, Kabupaten Bandung Barat.

Kakek Sumardi diduga meninggal di dalam bus akibat penyakit jantung. Setelah selesai hasil pemeriksaan medis Puskesmas Sukarame Cipatat, jenazah almarhum langsung dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan.

Berdasarkan keterangan Iin Supriatna, sopir bus Hiba Putra jurusan Bandung – Sukabumi, Sumardi naik bus dari Pasir Koja Bandung dengan tujuan Cipeuyeum, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur. Ia duduk di pojok kanan bangku paling belakang.

Baca Juga
Soal Konflik Antarpelajar di Cianjur, Pemda Dorong Kolaborasi Semua Lini
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Namun di tengah perjalanan tepatnya di Kampung Cibogo, Cipatat, posisi duduknya terlihat aneh. Bagian kepalanya tersungkur ke senderan jok yang ada di depannya. Kedua tangan terurai ke bawah. Saat itu salah seorang penumpang yang berada di pinggirnya langsung memberi tahu kondektur bus.

Setelah dihampiri, ternyata Sumardi sudah meninggal dunia. Bus pun terus melaju dan berhenti di depan Polsek Cipatat. Kondektur bus langsung melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

Kepala Desa Campakamekar, Tarkopa (55), mengatakan, anak almarhum langsung berangkat ke Polsek Cipatat setelah mendengar kabar tersebut. Setelah hasil pemerikasaan, jenazah almarhum dibawa ke Puskesmas Cipatat.

Baca Juga
Truk Bawa Alat Berat Tabrak Pick-up di Cugenang, Dua Orang Meninggal Dunia
Berita · Berita terkait

“Hasil pemeriksaan bagian luar, tidak ditemukan hal yang mencurigakan. Almarhum meninggal dunia akibat serangan jantung,” tuturnya kepada Cianjur Update.

Bukan ke Cipeuyeum, Tapi Gunung Masigit

Hasil kesepakatan dengan pihak keluarga dengan cara tertulis dan ditandatangani di atas materai, jasad almarhum akan dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan. Salah seorang putra almarhum, Asep Supyan (26), menjelaskan, ayahnyai memiliki riwayat penyakit jantung dan asma. Selain itu almarhum juga sedikit agak pikun.

1 2Laman berikutnya
QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{