Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Hari Anak Sedunia, Masih Banyak Kasus Kekerasan Anak di Cianjur

Terbit 20 Oct 2020 04:39 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Hari Anak Sedunia, Masih Banyak Kasus Kekerasan Anak di Cianjur — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Di Hari Anak Sedunia ini, kasus kekerasan terhadap anak di Cianjur masih saja terjadi. Hal ini membuktikan bahwa hak-hak anak masih belum terpenuhi dengan baik, mulai dari hak hidup layak sampai pendidikan.

Berdasarkan data yang Cianjur Update terima dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur, sejak Januari hingga September 2020, ada 21 kasus kekerasan terhadap anak.

Sebanyak tiga kasus traficking, 10 kasus persetubuhan, satu kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), lima kasus pencabulan, dan dua kasus kekerasan anak lainnya.

Iklan sevilage

Ketua Harian P2TP2A Kabupaten Cianjur, Lidya Indayani Umar mengatakan, di Hari Anak Sedunia ini, harus ada peningkatkan fungsi pengawasan terhadap anak. Fungsi pengawasan terhadap anak dibenahi mulai dari orang tua, masyarakat, negara, dan ketahanan keluarga.

Baca Juga
FBI DPC Cianjur Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Cibeber
Berita · Berita terkait

“Lindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan di dunia dalam bentuk apapun,” tuturnya kepada Cianjur Update, Selasa (20/10/2020).

Ia mengatakan, fasilitas pelayanan bagi anak-anak harus ditingkatkan melalui edukasi, supaya mereka bisa mengerti tentang kekerasan. Bahkan, agar anak-anak bisa menghindari kekerasan.

“Serta bagaimana mereka dapat menolong teman-temannya apabila mengalami kekerasan, baik di lingkup domestik maupun di ranah publik,” jelas dia.

Berdasarkan data kekerasan anak tersebut, Lidya menilai belum ada perubahan secara signifikan terhadap perlindungan anak. Masih perlu peningkatan dari semua institusi atau lembaga dan pemerhati anak.

Baca Juga
Honda Beat Karyawan PNM Mekaar di Cianjur Dicuri, Aksinya Terekam CCTV
Berita · Berita terkait

“Termasuk peningkatan kapasitas SDM juga yang benar-benar mengerti, memahami persoalan anak dalam suatu lembaga,” katanya.

Sebab, ia menjelaskan, penanganan anak bersifat khusus atau lex specalis. Sehingga mereka yang menangani harus benar-benar memahami anak.

“Jadi, orang yangg terlibat di dalamnya harus yang benar-benar memahami anak dan bisa berkomunikasi baik dengan anak.” tandasnya.(afs)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{