Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Duh! Tingkat Kesopanan Netizen Indonesia di Media Sosial Terendah se-Asia Tenggara

Terbit 25 Feb 2021 11:42 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Duh! Tingkat Kesopanan Netizen Indonesia di Media Sosial Terendah se-Asia Tenggara — Cianjur Update
TERENDAH: Indonesia menempati ranking ke-29 dari 32 negara dan menjadi posisi terendah di Asia Tenggara untuk tingkat kesopanan di media sosial. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM – Sopan dan bijak bermedia sosial tentu saja perlu dilakukan setiap orang. Pasalnya, dari sana akan terlihat jelas mana yang menggunakan media sosial secara positif dan negatif.

Survei dari Digital Civility Index 2020 yang dibuat menggunakan teknologi Microsoft menyebut, netizen di Indonesia paling tidak sopan se-Asia Tenggara. Bahkan, netizen Indonesia menempati peringkat bawah survei tentang tingkat kesopanan di media sosial tersebut.

Secara global, Belanda menjadi negara dengan netizen paling sopan dan menempati peringkat teratas.

Baca Juga
Dorong Tumbuh Kembang dan Perkuat Peran Orang Tua, Generali Indonesia dan Komunitas Ibu Profesional Hadirkan Program BERGEMA di 50 Kota
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Di wilayah Asia Tenggara, peringkat teratas diraih oleh Singapura dan peringat keempat secara global.

Indonesia menempati ranking ke-29 dari 32 negara dan menjadi posisi terendah di Asia Tenggara.

“Studi tahunan kesopanan digital ini penting untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong interaksi positif secara online,” kata Liz Thomas, Regional Digital Safety Lead, Asia-Pacific, Microsoft yang dikutip dari Mashable, Rabu (24/2/2021).

Baca Juga
Golkar Cianjur Dorong Inovasi BUMD: Penyertaan Modal Harus Tingkatkan PAD
Berita · Berita terkait

Survei dilakukan pada April sampai Mei lalu dan melibatkan 16 ribu responden dari berbagai rentang usia.

Responden memberikan nilai 0-100 tentang paparan berita hoax, ujaran kebencian, penipu atau diskriminasi di dunia maya.

Risiko terbesar netizen Indonesia adalah hoax dan penipuan yang naik menjadi 13 persen, ujaran kebencian naik lima persen, dan diskriminasi turun dua persen.(ct7/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{