Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Diusir Anak Kandung, Kakek Agus Terlantar di Emperan Toko Cianjur

Terbit 26 Aug 2020 06:10 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

– Diusir anak kandung, Agus Edi Praura (73), terlantar di emperan toko dekat Tugu Pramuka, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur. Ia tidur beralaskan koran ditemani dinginnya malam selama kurang lebih satu bulan.

Agus sebenarnya bukan warga Cianjur, melainkan berasal dari Kampung Darwati, Desa Karangnunggal, Kecamatan Cipatuja, Tasikmalaya. Mulanya, ia tinggal bersama anak pertamanya berinisial AG. Namun, ia diusir anak saat lebaran Idul Adha.

“Gimana ya, dari kecil dididik, sampai bisa kerja. Tapi, pas sudah besar malah tidak.menghargai saya,” tuturnya dengan suara lirih, Rabu (26/08/2020).

Iklan sevilage

Kakek Agus mengaku tak pernah memiliki masalah apapun dengan anak-anaknya. Sejak saat itu, Kakek Agus pun pergi ke Cianjur dengan sisa uang yang dimiliki.

Baca Juga
FBI DPC Cianjur Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Cibeber
Berita · Berita terkait

“Sebenarnya tak ada masalah, tiba-tiba ngusir aja. Saat itu masih punya uang, jadi ke sini naik bus,” ungkap dia.

Agus bercerita, dua anaknya yang lain tidak tahu bahwa ia diusir oleh sang kakak karena bekerja di tempat yang berbeda. “AG paling besar, kedua DR kerja di Kota Tasik. Kalau bungsunya AJ tinggal sama bibinya di Banjar. Anak yang lain gak tahu,” ucap dia.

Kesehariannya di Cianjur ia hanya memungut sampah untuk menyambung hidup. Meski begitu senyumannya selalu terpancar setiap ia bercerita.

Baca Juga
Honda Beat Karyawan PNM Mekaar di Cianjur Dicuri, Aksinya Terekam CCTV
Berita · Berita terkait

“Sehari-harinya mungutin sampah. Ya, cukup buat ngopi aja. Tapi, suka ada yang ngasih makan. Kalau dibilang, saya mah sudah sebatangkara. Istri sudah lama meninggal, tidak ada sodara. Diusir anak juga,” ungkap dia.

Meskipun diusir anak kandung, dirinya tak pernah melawan. Kini, ia pasrah pada yang kuasa. Termasuk pada AG, anak yang tega mengusir ayahnya.

“Mau melawan, dia anak saya. Gak ngelawan tapi sakit (hati). Saya mah sudah sumpah, mau tidak dianggap bapak juga gak apa-apa sama dia.” ujarnya.(afs/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{