Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Dinkes Cianjur: Masih Banyak Warga Tidak Menerapkan 3M

Terbit 3 Nov 2020 12:14 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur menggelar sosialisasi pencegahan Covid-19 di Terminal Pasirhayam Cianjur pada Selasa (3/11/2020).

Kegiatan bertajuk ‘Hep Cicing Covid’ ini mengampanyekan 3M, yakni menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker pada masyarakat yang dinilai Dinkes masih abai dalam pelaksanaannya.

Selain itu, Dinkes Cianjur pun masker kepada pengunjung Pasar Induk Pasirhayam Cianjur melalui Kepala UPTD, Doni Tri Wibowo.

Iklan sevilage

“Kami menyadari Covid-19 belum berakhir dan saat ini masih dalam masa pandemi,” ujar Sekretaris Dinkes Kabupaten Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy, Selasa (3/11/2020).

Baca Juga
Terhimpit Rencana Agrowisata, Warga Ciseureuh Batulawang Cemas Kehilangan Tempat Tinggal dan Masa Depan Anak
Berita · Berita terkait

Ia menuturkan, angka kenaikan kasus Covid-19 di Kabupaten Cianjur semakin bertambah. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat untuk mengaplikasikan 3M sangat diperlukan.

“Ada informasi ditemukannya vaksin dan rencana pemberian imunisasi paling cepat pada tahun depan. Selama periode tersebut tentunya kita tidak boleh diam menunggu vaksin datang. Sebab pelaksanaannya tidak bisa sekaligus dan harus secara bertahap,” ujarnya.

Irvan mengajak masyarakat selalu menjaga diri sendiri, keluarga, dan lingkungan masyarakat dengan yang paling mudah yaitu menerapkan 3M.

Baca Juga
Kepulan Asap Tebal Terlihat di Kawah Gunung Gede Pangrango, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Berita · Berita terkait

“Program ini adalah salah satu bentuk kampanye yang kami lakukan serentak se-Provinsi Jabar. Ini adalah periode kedua, periode pertamanya sudah berlangsung pada 24 September kemarin. Ke depannya kami akan terus mengkampanyekan pentingnya 3M yang harus dilakukan masyarakat,” ucapnya.

Secara umum, lanjut dia, masyarakat menyadari dan mengetahui bahwa 3M itu penting. Namun, menurutnya, dalam praktiknya sering kali diabaikan.

“Mungkin karena pandemi ini sudah berlangsung terlalu lama, sehingga muncul rasa bosan dan jenuh. Tugas kami ada di sana, yaitu untuk selalu mengingatkan. Semuanya harus berperan dan bahu-membahu untuk mendisiplinkan diri sendiri sampai pandemi ini berakhir,” paparnya.

Perkembangan Covid-19 di Kabupaten Cianjur, lanjut Irvan, secara angka kasusnya terus bertambah seiring dengan pemeriksaan masif yang dilakukan.

Baca Juga
FBI DPC Cianjur Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Cibeber
Berita · Berita terkait

“Meskipun demikian, ada kabar baik bahwa minggu kemarin sampai 2 November Cianjur kembali ke zona kuning dari sebelumnya Cianjur masuk zona oranye,” ungkapnya.

Irvan menyebut, sudah hampir 50.000 rapid test sudah dilakukan di Kabupaten Cianjur. Sementara untuk swab tes, lanjutnya, sudah menjangkau 10.000 orang dari yang ditargetkan sebanyak 27.000 orang.

“Sampai di akhir tahun ini kami memang intensif untuk terus memperbaiki kapasitas kekuatan, agar bisa melakukan pemeriksaan yang lebih banyak tapi dengan hasil yang lebih cepat,” tandasnya.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{