Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Dinkes Cianjur Berharap Angka Stunting Tidak Meningkat Setelah Covid-19 Berakhir

Terbit 8 Nov 2020 07:10 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Dinkes Cianjur Berharap Angka Stunting Tidak Meningkat Setelah Covid-19 Berakhir — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur berharap angka stunting dan gizi buruk di Cianjur tidak meningkat setelah pandemi Covid-19 berakhir. Mengingat, stunting dan gizi buruk bukan hanya berasal dari faktor kesehatan, tapi juga dari ekonomi.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Cianjur, Teni Hernawati. Ia berharap stunting dan gizi buruk di Cianjur tetap turun.

“Kami terus melakukan edukasi walaupun di tengah pandemi Covid-19. Edukasi melalui WA group ibu hamil dan ibu yang memiliki balita terus dilakukan,” tuturnya kepada Cianjur Update, Minggu (8/11/2020).

Iklan sevilage

Meski begitu, lanjut Teni, saat ini Cianjur tidak masuk dalam 10 besar kabupaten/kota dengan angka stunting tertinggi. Karena pada 2013 lalu, Kabupaten Cianjur sempat masuk 10 besar.

Baca Juga
FBI DPC Cianjur Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Cibeber
Berita · Berita terkait

“Mudah-mudahan ke depan, jumlah stunting di Cianjur makin menurun seiring berkembangnya kesadaran masyarakat,” kata dia.

Sebelumnya diketahui, Dinkes Cianjur berhasil menekan persentase stunting dan gizi buruk di 2020. Sebab, pada 2013, Cianjur berada di angka 41,6 persen dan pada 2017 turun menjadi 33,5 persen.

“Sekarang Alhamdulillah pada 2020 mengalami penurunan yang sangat drastis, yaitu 8,7 persen,” jelas dia.

Teni menyebut, Cianjur memiliki wilayah yang luas dengan penduduk yang banyak. Namun, fasilitas kesehatan masih sangat terbatas di Cianjur.

Baca Juga
Honda Beat Karyawan PNM Mekaar di Cianjur Dicuri, Aksinya Terekam CCTV
Berita · Berita terkait

“Di Cianjur, satu desa saja sangat minim fasilitas kesehatannya. Bidan pun hanya ada satu atau dua orang saja,” ungkap Teni.

Demi terus menekan angka stunting dan gizi buruk, lanjut Teni, Dinkes Cianjur pun terus melakukan edukasi dan pemahaman pada masyarakat tentang bahaya stunting dan cara menanganinya.

“Kami gencar sosialisasi tentang stunting termasuk memberikan asupan makanan bergizi pada masyarakat,” tandasnya.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{