Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Buntut PHK Sepihak, Massa SPN Cianjur Demo di Pendopo

Terbit 11 Sep 2020 06:02 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Buntut PHK Sepihak, Massa SPN Cianjur Demo di Pendopo — Cianjur Update

– Massa Serikat Pekerja Nasional atau SPN Kabupaten Cianjur menggelar aksi demo di depan Pendopo Cianjur, Jumat (11/09/2020). Unjuk rasa tersebut menuntut perusahaan Mitra Periangan Persada (MPP) yang dinilai tidak memenuhi hak pekerja, untuk ditindak oleh pemerintah.

Demo di depan Pendopo Cianjur itu berlangsung hingga adanya audiensi antara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Cianjur dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Cianjur. Sedangkan, pihak perusahaan tidak hadir.

Ketua DPC SPN Kabupaten Cianjur, Hendra Malik, mengatakan, perusahaan tersebut diindikasikan anti serikat pekerja. Ia menilai hal itu melanggar Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh. Pihaknya mengaku telah beberapa kali berkomunikasi dengan pihak perusahaan.

Iklan sevilage

“Kita sudah komunikasi beberapa kali, kita sudah jalankan sesuai alur tahapan. Bahkan kita sebelum aksi, melayangkan surat beberapa kali ke disnakaer tapi nyatanya terpaksa harus aksi karena tidak ada tanggapan,” tuturnya kepada Cianjur Update, Jumat (11/09/2020).

Baca Juga
FBI DPC Cianjur Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Cibeber
Berita · Berita terkait

Saat ini, ada tujuh pekerja yang di-PHK secara sepihak karena menjadi pengurus serikat pekerja. Hendra berharap ketujuh pekerja tersebut bisa kembali bekerja dan menerima upah.

“Saya berharap temen-temen yang sekarang diphk sepihak karena berserikat dipekerjakan kembali dan upahnya dibayar selama mereka tidak bekerja.” tuturnya.

Di sisi lain, Hendra merasa kecewa karena Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, tidak ikut audiensi. Dengan demikian, pihaknya bersama massa aksi akan menunggu hingga pukul 17.00 WIB hingga Pemkab Cianjur bisa memberikan solusi terbaik bagi semua pihak.

“Audiensi kali ini sangat kecewa sekali kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur, terlebih kepada Bupati. Dengan bannernya buruh harus sejahtera dan merdeka, tapi nyatanya nol besar, yang terjadi sekarang adalah buruh hidup sengsara dan melarat,” tambahnya.

Baca Juga
Honda Beat Karyawan PNM Mekaar di Cianjur Dicuri, Aksinya Terekam CCTV
Berita · Berita terkait

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Cianjur, Heri Suparjo mengatakan, demo di depan Pendopo Cianjur itu biasa saja dan tidak persoalan substantif. Ia, menyebut, pihaknya telah memfasiltiasi pihak pekerja.

Mengenai persoalan pemecatan karena bergabung ke serikat kerja, ia menegaskan mekanismenya sudah diatur dan bisa melakukan pembuktian di pengadilan hubungan industrial.

“Kan mekanisme itu ada diatur di pengadilan hubungan industrial, buktikan saja, perusahaan juga punya aturan main, yang jelas kita sudah fasilitasi.” tukasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan atau klarifikasi dari pihak perusahaan karena tidak hadir dalam audiensi. (afs/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{