Dramatis! BPBD Cianjur Evakuasi Keluarga Asal Bandung yang Terjebak Banjir di Cibeber
CIANJURUPDATE.COM – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Cianjur pada Minggu (5/4/2026) malam menyisakan cerita dramatis. Satu keluarga asal Kota Bandung, yang di dalamnya termasuk seorang balita dan dua anak lainnya, terjebak di tengah kepungan banjir saat melintasi jalur Kampung Cijeblog, Desa Peuteuycondong, Kecamatan Cibeber.
Peristiwa bermula saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari, yang memicu banjir luapan hingga setinggi paha orang dewasa di badan jalan. Kendaraan yang ditumpangi keluarga tersebut, yang sedianya hendak menuju Kecamatan Kadupandak, mengalami mati mesin atau mogok tepat di tengah genangan air yang tinggi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Iwan Karyadi, membenarkan insiden yang menimpa pasutri beserta ketiga anaknya tersebut.
“Iya menurut informasi yang kami dapatkan, tadi ada satu keluarga dari Bandung katanya mau ke Kadupandak tetapi mobilnya mogok karena melintasi jalan yang banjir di Cibeber,” ujar Iwan saat dihubungi, pada Minggu (5/4/2026).
Mendapat laporan adanya warga yang terjebak di lokasi rawan, BPBD segera menerjunkan tim reaksi cepat ke titik banjir di Cijeblog. Prioritas utama petugas adalah menyelamatkan balita dan anak-anak yang berada di dalam mobil yang terendam.
Iwan memastikan bahwa seluruh anggota keluarga tersebut berhasil diselamatkan tanpa cedera dan dibawa ke tempat yang lebih aman.
BACA JUGA: Rel Tergenang Air, Perjalanan KA Siliwangi Tertahan di Stasiun Cianjur
“Alhamdulillah petugas langsung ke lokasi dan saat ini satu keluarga yang tengah membawa balita itu sudah kami evakuasi sementara, sebelum kembali melanjutkan perjalanannya,” imbuhnya.
Menurut Iwan, cuaca buruk menjadi faktor utama penyebab banjir yang melumpuhkan akses jalan utama tersebut. Tak hanya satu mobil, beberapa kendaraan lain juga dilaporkan mengalami kendala serupa akibat memaksakan diri menerjang arus.
“Tadi hujan dari sore tidak berhenti sehingga banjir memang cukup tinggi. Bahkan tadi juga ada beberapa kendaraan lain yang mogok juga,” tutur Iwan menjelaskan situasi di lapangan.
Meski debit air di ruas jalan Cibeber kini dilaporkan mulai berangsur surut, BPBD tetap menyiagakan personel di lokasi untuk memantau situasi dan membantu pengaturan lalu lintas. Iwan juga meminta para pengguna jalan untuk lebih bijak dalam menilai kondisi cuaca sebelum melintas.
“Kami imbau pengendara untuk waspada, saat ini kondisi air sudah mulai menyurut dan petugas di lokasi juga masih bersiaga,” pungkasnya.***





















