Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Belasan Warga di Dua Kampung Kecamatan Ciranjang Terserang Chikungunya -

Terbit 28 Nov 2020 00:04 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

CIANJURUPDATE.COM, Ciranjang – Belasan warga Kampung Pasir Honje RW 08 dan Warga Kampung Pasir Gudang RW 07 Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, terserang virus Chikungunya.

Ketua RW 07 Desa Cibiuk, Tatang Permana (46) menjelaskan, mulanya ia mendengar ada sembilan orang yang terserang chikungunya terjadi pada warga Kampung Pasir Hoje RW 08, namun sekarang sudah mulai sembuh.

Menurutnya, sejak empat hari ke belakang hingga sekarang, sebanyak sembilan orang warga Kampung Pasir Gudang RW 07 di antaranya, H Elan (62), Neti (60), H Gaos (60), Eno (60), Vera (50), Enung (53), Neng Mulyati (32), Sultan (7), dan Kevin (3), secara bergantian terserang virus chikungunya, dan hingga kini tinggal Vera yang masih dirawat intensif di RSUD Cianjur.

Iklan sevilage

“Saya jadi merasa bingung, karena warga yang terserang penyakit chikungunya itu saling bergantian, seperti keluarga Neti. Suaminya duluan terserang chikungunya setelah sembuh kemudian Neti terserang juga, hingga kini masih terlihat sempoyongan,” ujar Tatang kepada , Sabtu (28/11/2020).

Baca Juga
Terhimpit Rencana Agrowisata, Warga Ciseureuh Batulawang Cemas Kehilangan Tempat Tinggal dan Masa Depan Anak
Berita · Berita terkait

Dengan kondisi itu, pihaknya meminta pada pihak Pemkab Cianjur, khususnya Dinas Kesehatan mohon segera turun tangan dalam mengatasi masalah ini.

“Karena penyakit chikungunya ini takutnya terus mewabah, saya berharap semua wilayah ini segera dilakukan pengasapan atau fogging,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cibiuk, Dahlan Ripa’i (52) menambahkan, memang benar adanya bahwa di beberapa Kampung yang ada di Desa Cibiuk belasan warga yang terserang penyakit chikungunya.

“Sebagian sudah mulai sembuh dengan berobat secara pribadi dan ada pula warga yang masih dirawat di RSUD Cianjur,” ujarnya.

Baca Juga
FBI DPC Cianjur Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Cibeber
Berita · Berita terkait

Kejadian tersebut, lanjutnya, telah dilaporkan pada pihak Kecamatan Ciranjang dan Puskesmas Cikondang sekaligus memohon bantuan antisipasi dengan melaksanakan fogging. Namun menurutnya, hal tersebut masih belum ada respon nyata dengan alasan masih mencari lokasi yang menjadi titik sumber penyebabnya.

“Setelah saya telusuri, lokasi titik penyebabnya itu diduga dari saluran irigasi yang airnya menggenang dari air sawah milik konsorsium PT GSI yang selama ini tidak difungsikan,” ungkapnya.

Sebagai informasi, chikungunya adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Kedua jenis nyamuk tersebut adalah jenis nyamuk yang sama dan menyebabkan demam berdarah.

Setelah tergigit nyamuk yang membawa virus, gejala akan mulai terasa pada empat hingga delapan hari, dengan gejala menyerupai gejala flu. Seperti demam yang muncul secara tiba-tiba, nyeri sendi yang keparahannya bisa sampai menghambat gerakan tubuh, kedinginan, sakit kepala, muncul ruam atau bintik merah, kelelahan, hingga mual dan muntah.(ct5/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{