Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

32 Korban Tewas Longsor di Sumedang Ditemukan, Tim SAR Gabungan Masih Terus Lakukan Pencarian

Terbit 17 Jan 2021 07:49 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
32 Korban Tewas Longsor di Sumedang Ditemukan, Tim SAR Gabungan Masih Terus Lakukan Pencarian — Cianjur Update
PENCARIAN: Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian pada delapan orang warga yang diduga masih tertimbun longsor Sumedang usai 32 orang korban tewas ditemukan. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM, Sumedang – Sebanyak 32 korban yang tewas dalam bencana longsor di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat akhirnya berhasil ditemukan Tim SAR gabungan, pada Minggu (17/1/2021).

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansyah mengatakan, jumlah tersebut diperbarui setelah adanya tiga korban tambahan yang ditemukan pada Minggu ini.

“Korban diidentifikasi ke Puskesmas Sawah Dadap dan jumlah korban meninggal dunia hingga kini mencapai 32 orang. Penemuan korban tambahan itu, hingga kini tim SAR masih mencari delapan orang yang dinyatakan hilang dan diduga tertimbun longsor tersebut,” ujar Deden, Minggu (17/1/2021).

Iklan sevilage

Sejumlah korban itu ditemukan mulai pada pukul 10.34 Wib dan korban yang ditemukan itu berjenis kelamin perempuan. Tdak berselang lama pada pukul 10.37 Wib, Tim SAR kembali menemukan korban yang juga berjenis kelamin perempuan dan pada pukul 12.01 Wib, Tim SAR kembali menemukan korban yang juga berjenis kelamin perempuan dan berusia dewasa.

Baca Juga
Kepulan Asap Tebal Terlihat di Kawah Gunung Gede Pangrango, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Berita · Berita terkait

“Sejauh ini pencarian masih terus dilanjutkan dengan menggunakan sejumlah peralatan. Adapun pencarian dibagi ke empat sektor, mulai dari perumahan warga, lapangan, hingga area yang diduga tertimbun banyak korban,” paparnya.

Deden menyebut, kebanyakan dari mereka tinggal di daerah terdampak longsor di Desa Cihanjuang, hanya dua orang yang diketahui berasal dari daerah Cibitung. Petugas SAR pun terus melakukan pencarian di empat sektor untuk menemukan korban tanah longsor.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat menyebutkan tanah longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, terjadi pada Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 15.00 Wib, saat desa tersebut diliputi hujan deras. Tanah longsor kembali terjadi di daerah itu sekitar pukul 19.30 Wib. Bencana tersebut mengakibatkan sebanyak 1.020 jiwa mengungsi, 29 rumah rusak, dengan 26 di antaranya rusak berat.

“Dampak longsor tersebut, ada 26 rumah rusak, rumah rusak sedang 3, dan 1.020 jiwa mengungsi,” tutur Manajer Pusdalops PB BPBD Jawa Barat, Budi Budiman Wahyu dalam keterangannya, Sabtu (16/1/2021).

Baca Juga
Pria Terindikasi ODGJ di Cilaku Tewas Diduga Gantung Diri
Berita · Berita terkait

Ia mengungkapkan tiga lokasi pengungsian berada di tiga titik. Pertama, di SD Cipareuag dengan jumlah warga sebanyak 143 kepala keluarga (KK) atau 500 jiwa.

Kemudian, di Lapangan Manuk Perum SBG sebanyak 92 KK atau 396 jiwa. Serta di SD Fatimah Az-zahra sebanyak 32 KK atau 124 jiwa.

“Adapun BPBD Jabar telah mengirimkan bantuan logistik berupa 75 dus air mineral, 100 dus mie instan, 500 paket lauk pauk, 500 tambahan gizi, 500 makanan siap saji, 30 pcs kantong mayat, lima gerobak sorong, 10 cangkul, dan 10 skop,” tutupnya.(sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{