Tanpa Sebab, Kelompok Bersajam Serang Warga Pacet Saat Kumpul di Tepi Jalan

CIANJURUPDATE.COM – Ketenangan kawasan Puncak, tepatnya di Desa Cibodas, Kecamatan Pacet, terusik oleh aksi brutal gerombolan bermotor misterius pada Minggu (1/3/2026) dini hari. Tanpa alasan yang jelas, belasan orang bersenjata tajam menyerang sekelompok pemuda yang sedang bersantai di sebuah warung.
Peristiwa yang terekam kamera CCTV dan viral di media sosial tersebut memperlihatkan suasana mencekam pada pukul 01.12 WIB. Dalam rekaman berdurasi 31 detik itu, para korban yang sedang duduk santai tiba-tiba dikejutkan oleh teriakan provokatif disusul serbuan massa bermotor.
Serangan terjadi begitu cepat dan membabi buta. Tanpa ada adu mulut maupun konflik sebelumnya, gerombolan tersebut langsung merusak fasilitas warung. Meja dan kursi tak luput dari amukan massa yang diduga membawa senjata tajam.
BACA JUGA: Meresahkan, Gerombolan Bermotor Bersenjata Tajam Teror Warga Ciranjang
Seorang warga setempat berinisial R (25) menuturkan bahwa kejadian berlangsung sesaat sebelum waktu sahur dimulai.
“Kejadiannya tadi sebelum sahur. Tiba-tiba saja menyerang, tidak ada masalah. Beruntungnya yang nongkrong bisa kabur jadi tidak ada yang luka,” ungkap R saat dikonfirmasi, Minggu (1/3/2026).
Melihat warga mulai berdatangan karena mendengar kebisingan, para pelaku segera memacu kendaraan mereka dan melarikan diri dari lokasi kejadian.
BACA JUGA: Segerombolan Gadis di Cianjur Minum Miras Oplosan, Seorang Siswi SMP Tak Sadarkan Diri
Merespons keresahan warga, Kapolsek Pacet AKP Amir Said mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Menurutnya, aksi tersebut lebih bersifat gertakan meski dilakukan dengan cara yang anarkis.
“Korban luka tidak ada. Jadi sebatas lewat kemudian menggertak yang sedang nongkrong,” ujar AKP Amir Said.
Meski demikian, pihak kepolisian tidak tinggal diam. Tim penyidik saat ini tengah mendalami rekaman CCTV dan mengumpulkan keterangan saksi guna mengidentifikasi para pelaku serta memastikan jenis senjata yang digunakan.
“Untuk ada senjata tajam atau tidak pun kami masih dalami. Termasuk identitasnya. Karena saat kejadian langsung pergi lagi. Belum diketahui identitas dan darimana mereka berasal,” pungkasnya.***





















