Identitas Pasutri yang Hanyut di Pacet Terungkap, Warga Cileunyi Bandung
CIANJURUPDATE.COM – Identitas pasangan suami istri (pasutri) korban kecelakaan tunggal yang terseret arus deras drainase di Jalan Raya Cipanas–Cianjur, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, akhirnya diketahui.
Kedua korban diketahui bernama Tb. Suharyana alias Wa Endep (57) dan Sri Febriyanti (45), Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, dilansir dari terasjabar.id.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pasutri tersebut tengah dalam perjalanan pulang mudik dari Bogor menuju Bandung menggunakan sepeda motor bernomor polisi D 2613 KL.
BACA JUGA: Jenazah Wanita Ditemukan di Waduk Cirata, Diduga Pasutri yang Hanyut di Pacet
Peristiwa nahas itu terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Pacet hingga menyebabkan badan jalan tergenang dan arus air mengalir cukup deras. Sepeda motor yang dikendarai korban diduga tergelincir akibat derasnya aliran air di permukaan jalan, lalu terseret ke sisi kanan hingga masuk ke saluran drainase Kali Ciguntur di wilayah Cipendawa.
Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian akhirnya menemukan kedua korban di lokasi berbeda, dengan jarak puluhan kilometer dari titik awal kejadian.
Jenazah Tb. Suharyana ditemukan di saluran irigasi wilayah Cikalongkulon pada Minggu malam. Sementara itu, jenazah Sri Febriyanti ditemukan di Waduk Cirata pada Senin pagi, 30 Maret 2026.
BACA JUGA: Satu Korban Hanyut Ditemukan 25 KM dari Lokasi, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Korban Kedua
Ketua RW 18 Desa Cinunuk, Ade Holidin, membenarkan bahwa kedua korban merupakan warganya.
“Informasi sementara, kedua jasad sudah ditemukan oleh tim SAR gabungan dan saat ini masih berada di Cianjur,” ujarnya, dikutip dari terasjabar.id.
Pihak keluarga berencana memakamkan kedua jenazah di lokasi yang berbeda. Jenazah Tb. Suharyana akan dimakamkan di TPU Cikoneng, Desa Cibiru Wetan, Kabupaten Bandung. Sementara itu, jenazah Sri Febriyanti akan dimakamkan di kampung halamannya di Bogor.
Diberitakan sebelumnya, sepeda motor yang ditumpangi pasutri tersebut diduga terseret arus deras saat melintas di Jalan Raya Cipanas–Cianjur, kawasan Cipendawa, di tengah cuaca ekstrem. Kondisi jalan yang dipenuhi aliran air menyebabkan kendaraan hilang kendali hingga masuk ke saluran drainase.***
Sumber: terasjabar.id





















