Fasilitas Keselamatan Diabaikan, Drainase Terbuka Cipendawa Kembali Telan Korban
CIANJURUPDATE.COM — Sepasang suami istri dilaporkan meninggal dunia akibat terseret arus di saluran drainase terbuka di bahu jalan raya Cipanas-Cianjur, tepatnya di Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet pada Minggu, 29 Maret 2026. Insiden ini kembali menyoroti kondisi infrastruktur saluran air di kawasan tersebut yang belum dilengkapi fasilitas pengaman.
Saluran drainase yang berlokasi di dekat Hotel Delaga Biru, di sisi kanan jalan dari arah Cipanas menuju Cianjur, terpantau memiliki dimensi lebar dan kedalaman yang signifikan. Infrastruktur tersebut saat ini tidak dilengkapi dengan penutup beton maupun pagar pengaman jalan (guardrail).
Kondisi drainase ini berisiko tinggi ketika curah hujan tinggi, yang memicu peningkatan debit dan kecepatan arus air. Ketiadaan pembatas fisik antara bahu jalan dan bibir drainase membuat pengendara maupun pejalan kaki yang melintas rentan terperosok.
Baca Juga: Jenazah Wanita Ditemukan di Waduk Cirata, Diduga Pasutri yang Hanyut di Pacet
Berdasarkan data yang ada, insiden serupa di lokasi ini bukan pertama kalinya terjadi. Pada tahun 2017, kecelakaan dengan kronologi jatuhnya korban ke dalam saluran air tersebut juga tercatat pernah terjadi.
Menindaklanjuti peristiwa terbaru, petugas dari Satlantas Polres Cianjur bersama perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU) telah melakukan peninjauan lapangan pada Senin (30/3/2026) pagi. Tim gabungan melakukan observasi teknis di sepanjang bibir drainase untuk mengevaluasi titik-titik rawan yang memerlukan penanganan segera.
Evaluasi lapangan ini diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan sejumlah perbaikan teknis. Beberapa langkah yang direkomendasikan antara lain pembangunan pembatas fisik antara jalan raya dan saluran air, penutupan area drainase yang terbuka di titik padat aktivitas warga, serta penyediaan penanda visual yang jelas bagi pengendara saat malam hari atau dalam kondisi cuaca buruk.
Baca Juga: Satu Korban Hanyut Ditemukan 25 KM dari Lokasi, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Korban Kedua
Warga setempat mendesak pihak berwenang untuk segera merealisasikan perbaikan infrastruktur jalan dan drainase tersebut guna mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan dan menjamin keselamatan pengguna jalan.***
Editor: Indra Arfiandi





















