Mahasiswi Asal Bekasi Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Ciranjang Cianjur
CIANJURUPDATE.COM – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit sepeda motor dan sebuah truk terjadi di Ruas Jalan Raya Bandung, tepatnya di Kampung Pasirhonje, Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, pada Rabu (1/4/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa memilukan ini mengakibatkan seorang mahasiswi meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kapolres Cianjur melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, Iptu Regina Andrilla Setiawan, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, korban meninggal merupakan pengendara sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi B 5570 KGP berinisial DLC (22), warga Jatiasih, Kota Bekasi.
Iptu Regina menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah Bandung menuju Cianjur. Korban saat itu berboncengan dengan rekannya, KS (22), yang juga berstatus mahasiswi.
BACA JUGA:Â Dugaan Pelecehan Seksual Siswi SMP di Campaka, Disdikpora Cianjur Kawal Proses Hukum
“Setibanya di lokasi kejadian yang kondisinya lurus dan datar, pengendara motor diduga berusaha menghindari tabrakan dengan kendaraan lain di depannya yang tidak diketahui identitasnya. Namun, motor korban justru oleng dan terjatuh ke arah kanan jalan,” ujar Iptu Regina saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2026).
Nahas, pada saat yang bersamaan, muncul sebuah Truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi H 9265 JA yang dikemudikan oleh NS (46) dari arah berlawanan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat terhindarkan.
Akibat benturan keras tersebut, pengendara motor (DLC) dinyatakan meninggal dunia (MD) di tempat. Sementara itu, rekannya yang dibonceng (KS) mengalami luka ringan (LR) dan langsung mendapatkan perawatan medis.
“Satu orang meninggal dunia di lokasi, yakni pengendara motor. Sedangkan penumpangnya mengalami luka-luka. Untuk kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 10 juta,” tambah Iptu Regina.
BACA JUGA:Â Jadi Bulan-bulanan Masa, Spesialis Penggelapan Motor Modus COD Tertangkap di Cugenang
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan saksi-saksi, faktor manusia diduga menjadi penyebab utama kecelakaan ini. Petugas mencatat bahwa kondisi aspal jalan di lokasi sebenarnya dalam keadaan baik dan cuaca saat kejadian cerah.
“Dugaan sementara, pengendara sepeda motor kurang hati-hati dan waspada saat mengantisipasi kendaraan di depannya, sehingga kehilangan kendali atas laju kendaraannya,” jelasnya.
Pihak Satlantas Polres Cianjur telah mengamankan barang bukti berupa kendaraan yang terlibat ke Kantor Unit Gakkum. Selain itu, petugas juga sedang mendalami bukti-bukti lain, termasuk mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk memperjelas jalannya insiden.
“Kami sudah melakukan olah TKP, mendata saksi-saksi, dan mengamankan barang bukti. Rencana tindak lanjut adalah melakukan pemeriksaan saksi lebih mendalam dan gelar perkara awal,” tutup Iptu Regina.***





















