Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

PSBB Jabar Diperpanjang, Bagaimana dengan Cianjur?

Terbit 29 May 2020 08:18 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Barat (Jabar) diperpanjang mulai 30 Mei 2020 sampai 12 Juni 2020. Khusus Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek) diperpanjang hingga 4 Juni 2020. Lalu bagaimana dengan Kabupaten Cianjur?

Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, mengungkapkan, Kabupaten Cianjur belum tentu menerima perpanjangan masa PSBB itu. Namun keputusannya akan ditentukan setelah melaksanakan video conference (vicon) bersama Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.

“Untuk finalisasi di Kabupaten itu sore ini akan vicon dengan gubernur. Itu kebijakan bupati yang saya sendiri tak tahu apakah menerima atau tidak. Nanti sore diputuskan.” katanya saat ditemui di Posko Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Cianjur, Jumat (29/05/2020).

Baca Juga
Pengajian Al-Hidayah Jabar Gelar Syukuran HUT Bahlil, Santuni Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Yusman menyebut Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur menyarankan PSBB diperpanjang seperti keputusan Gubernur Jabar. Hal itu melihat tiga indikator, salah satunya angka reproduksi efektif.

“Berdasarkan hasil simulasi untuk Kabupaten Cianjur reproduksinya itu di angka 1,1 persen. Syarat pelonggaran PSBB itu kurang dari 1 persen,” katanya.

Indikator kedua ialah sistem kesehatan di Kabupaten Cianjur berdasarkan kasus baru. Menurutnya rumah sakit di Cianjur selalu penuh.

Baca Juga
Pelanggan Bisnis dan Industri PLN UID Jabar Tumbuh Hingga 11,32 Persen di Semester 1 2026, Perkuat Geliat Ekonomi Jawa Barat
Berita · Berita terkait

“Kasus baru itu tidak hanya positif tapi ODP dan PDP yang dirawat di rumah sakit harus lebih dari 60 persen dari ketersediaan tempat tidur. Nah rumah sakit kita penuh terus berarti belum bisa dilonggarkan,” ucapnya.

Indikator yang terakhir ialah hasil pemeriksaan PCR di Kabupaten Cianjur masih sedikit. Ia pun menjelaskan standar hasil tes PCR agar PSBB bisa dilonggarkan.

“Kita masih sedikit. per 1 juta (penduduk) harusnya dilakukan 3500 (tes). Sedangkan kita belum ke situ, Cianjur kan penduduknya 2,4 (juta), harusnya ada 7000 tes. atas pertimbangan itu Dinkes mengusulkan perpanjangan PSBB.” tukasnya.(afs/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{