close
Berita

Penjelasan Plt Bupati Soal Pasien Positif Corona yang Meninggal di Cianjur

×

Penjelasan Plt Bupati Soal Pasien Positif Corona yang Meninggal di Cianjur

Sebarkan artikel ini

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, memberikan penjelasan mengenai pasien positif corona yang meninggal di Cianjur, beberapa pekan lalu. Pasien yang merupakan warga Bekasi itu sebelumnya dinyatakan negatif, namun akhirnya dipastikan positif Covid-19.

“Jadi begini, ya. Pada saat beberapa minggu yang lalu, tepatnya tanggal 3, begitu melihat di media sosial masyarakat Cianjur resah karena diinformasikan ada pasien pengidap korona di salah satu rumah sakit. Akhirnya saya tanya dokter yang menanganinya, bukan warga cianjur, baru pulang dari luar negeri,” tuturnya.

Herman pun mengungkapkan, ketika sampai Cianjur, pasien pingsan dan dibawa ke rumah sakit. Ia mengaku tak berani menyatakan pasien positif atau tidak karena tidak memiliki bukti.

“Setelah itu pihak rumah sakit mengirimkan data. Itu lebih teknis lagi, saya gak ngerti itu data apa,” katanya

Karena RS di Cianjur tidak punya alat yang menyatakan positif atau negatif, kesehatan pasien menurun drastis. Akhirnya, keesokan harinya, pasien tersebut meninggal dunia. “Siangnya saya menerima info dari TV disampaikan yang disampaikan Sekretariat Negara, bahwa pasien itu negatif. Saya pun disampaikan ke masyarakat, bahwa pasien negatif,” tambahnya.

Kemudian, Herman ditelepon oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil beberapa saat sebelum diumumkan hasil positif. Dengan hasil itu, ia pun merasa bingung karena sebelumnya dinyatakan negatif.

“Alhamdulillah, ada penjelasan dari Kemenkes bahwa pemeriksaan ini tidak satu kali, dua sampai tiga kali. Sehingga saya melakukan tindakan dari informasi tersebut,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan