Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Pedagang Pasar Hewan Cikaret Resah Usai Ramai Wacana Munculnya Pasar Sukanagara

Terbit 5 Aug 2025 03:03 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Pedagang Pasar Hewan Cikaret Resah Usai Ramai Wacana Munculnya Pasar Sukanagara — Cianjur Update
Pasar Hewan Cikaret, Cianjur. Foto: Fauzi / Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM – Rencana relokasi pasar hewan kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pedagang Pasar Hewan Cikaret, Cianjur setelah munculnya pasar bayangan di Sukanagara.

Ketua pedagang Pasar Hewan Cikaret, Ujang Koswara, menyampaikan kekhawatiran terkait berdirinya pasar hewan baru di Sukanagara yang dianggap bisa memutus rantai pasok dan melemahkan eksistensi Pasar Cikaret.

Menurut Ujang, wacana relokasi pasar hewan sudah muncul sejak beberapa tahun lalu. Bahkan, pernah dibangun satu unit pasar hewan baru di kawasan belakang Terminal Pasirhayam, tepatnya di depan Al-Bayan, pada masa kepemimpinan Bupati Cianjur kala itu, tahun 2017. Namun, proyek itu berhenti di tengah jalan karena pergantian kepemimpinan.

Iklan sevilage

“Setelah Bupati kala itu Irvan Rivano Muchtar, dilanjutkan oleh Pak Haji Herman. Saya sempat menyampaikan bahwa lokasi pasar hewan yang baru akan mengganggu rencana jalan tembus dari Pasar Induk ke Pasirhayam. Alhamdulillah, Pak Herman merespons dan berjanji mengkaji ulang,” kata Ujang saat diwawancarai, Senin (4/8).

Janji tersebut ditepati. Selama menjabat, Herman Suherman tidak memindahkan Pasar Hewan Cikaret. Bahkan, menjelang akhir masa jabatannya, para pedagang sempat diajak berdiskusi soal rencana relokasi, dengan catatan: harus ada kesepakatan khusus antara pemerintah dan pedagang.

Baca Juga
Motif Sepele Penusukan di Pasar Muka Cianjur: Pelaku Tersinggung Ditertawakan, Ditangkap Polisi dalam Hitungan Jam
Berita · Berita terkait

Namun, sebelum kesepakatan final tercapai, Herman kalah dalam Pilkada, dan sejak saat itu tidak ada komunikasi atau informasi lanjutan soal relokasi pasar.

Kekhawatiran pedagang makin menjadi ketika tiba-tiba muncul Pasar Hewan Sukanagara, yang dibangun di atas lahan milik pemerintah. Keberadaan pasar baru ini dinilai tidak melalui sosialisasi jelas kepada para pedagang Cikaret.

“Kami tidak tahu pasti apakah ini disengaja atau tidak. Tapi keberadaannya jelas ada, dan berdiri di atas tanah milik pemerintah. Jika dibiarkan, pasar ini akan menarik pemasok dari selatan yang selama ini memasok ke Cikaret. Akibatnya, Pasar Hewan Cikaret bisa sepi pembeli bahkan kolaps,” jelasnya.

Menurutnya, sekitar 70 persen pemasok hewan ke Pasar Cikaret berasal dari wilayah selatan. Jika mereka beralih ke Sukanagara, maka pembeli pun berpotensi ikut berpindah. Ini dikhawatirkan akan mematikan kegiatan jual-beli di Pasar Cikaret.

Baca Juga
Ayah Pelaku Sempat Bawa Korban ke Rumah Sakit, Pedagang Sayur Penusuk di Cianjur Dijerat Pasal Berlapis
Berita · Berita terkait

Ujang juga menyoroti ketimpangan pengelolaan pasar selama pandemi COVID-19. Saat itu, Pasar Cikaret ditutup mengikuti aturan pemerintah, namun pasar swasta seperti di Cikalong tetap beroperasi meski berpindah lokasi.

“Kami patuh terhadap aturan, tapi pasar lain yang swasta tetap bisa buka. Ini menimbulkan kesan bahwa pemerintah tidak adil,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia meminta agar pemerintah tidak hanya menagih retribusi, tetapi juga memberi perhatian nyata kepada pedagang.

“Jangan hanya fokus pada retribusi. Perhatikan juga kebutuhan dan masalah kami. Sikap pemerintah terhadap keberadaan pasar Sukanagara harus jelas. Jangan sampai kami merasa dikesampingkan,” tegasnya.

Baca Juga
Perahu Menabrak Bambu di Waduk, Pedagang Kopi Hilang Diduga Tenggelam di Perairan Maniis Cianjur
Berita · Berita terkait

Ujang menyarankan, jika memang pasar baru akan dibuka, sebaiknya ditentukan dulu sistem zonasi dan hari operasional yang tidak tumpang tindih dengan pasar lain. Misalnya, jika Pasar Cikaret buka hari Senin, pasar lain jangan buka di hari yang sama atau berdekatan.

“Kalau jadwal pasar tumpang tindih, tujuannya apa? Itu bisa memecah konsentrasi pembeli dan merugikan pedagang,” pungkasnya.

Para pedagang kini menunggu kejelasan dan sikap resmi dari pemerintah kabupaten. Mereka berharap, kebijakan pasar hewan tidak hanya berpihak pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan dampak ekonomi dan keberlangsungan hidup para pedagang kecil yang sudah puluhan tahun menggantungkan hidup dari aktivitas di Pasar Cikaret.***

Editor: Dadan Suherman
Makin Tahu Indonesia

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Fauzi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{