Kapolres Cianjur Silaturahmi dengan Pejuang Jalanan, Bahas Knalpot Brong hingga Zona Merah Ojol
CIANJURUPDATE.COM – Dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kapolres Cianjur menggelar kegiatan silaturahmi bersama para pejuang jalanan di Bundaran Tugu Lampu Gentur, Kabupaten Cianjur, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh komunitas Ojek Kamtibmas yang terdiri dari pengemudi ojek online (Ojol), Paguyuban Motor Ojek Cianjur (PMOC), serta kru towing atau derek yang ada di Kabupaten Cianjur.
Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan inisiasi langsung dari Kapolres Cianjur sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat, khususnya para pekerja jalanan.
“Alhamdulillah hari ini sudah berlangsung kegiatan yang diinisiasi oleh Bapak Kapolres. Dalam rangka Idul adha ini beliau ingin berbagi dengan rekan-rekan kita di jalanan, khususnya teman-teman dari Ojek Kamtibmas, PMOC, dan kru towing di Kabupaten Cianjur,” ujarnya.
BACA JUGA: Master Limbad Gigit Knalpot Brong dalam Razia Satlantas Polres Cianjur
Menurut Aang, sebelum Kapolres hadir, pihak Satlantas juga melaksanakan program “Polantas Menyapa” dengan berdiskusi langsung bersama masyarakat dan para pengemudi ojek terkait kondisi lalu lintas serta edukasi tertib berlalu lintas.
“Kami berdiskusi, curhat bersama, sekaligus mengedukasi teman-teman terkait tata tertib di jalan raya. Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar,” katanya.
Ia menjelaskan, program Polantas Menyapa dilakukan secara door-to-door dan akan terus dijalankan secara rutin untuk mendekatkan polisi dengan masyarakat.
“Setiap ada kesempatan kami menyapa masyarakat, bukan hanya kepada Ojek Kamtibmas tetapi juga komunitas lain, termasuk rekan-rekan media. Ini bagian dari pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Satlantas mengundang sekitar 50 pengemudi ojek online dan 50 anggota PMOC. Namun jumlah yang hadir disebut melebihi undangan. Selain itu, sekitar 10 kru towing turut hadir mewakili rekan-rekan lainnya.
BACA JUGA: Kapolres Cianjur Peringatkan Pengguna Knalpot Bising Saat Euforia Bobotoh
Pada sesi diskusi, perwakilan PMOC dan ojek online menyampaikan keluhan terkait maraknya penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong yang dinilai mengganggu ketertiban masyarakat.
“Masyarakat meminta kepada pihak kepolisian agar terus melakukan penindakan terhadap knalpot brong karena sangat mengganggu ketertiban, khususnya di Kabupaten Cianjur,” kata Aang.
Selain itu, isu mengenai zona merah antara ojek pangkalan dan ojek online juga turut dibahas. Menurut Aang, kondisi tersebut kini sudah jauh lebih kondusif.
“Alahmdulillah saat ini tidak ada lagi zona merah. Teman-teman ojek online dan PMOC bisa duduk bersama, saling mendukung dan menjaga kebersamaan,” ujarnya.
Untuk mempererat hubungan antar komunitas, Satlantas Polres Cianjur juga telah membangun bengkel dan warung khusus bagi pengemudi ojek online. Ke depan, kegiatan kebersamaan seperti mancing bersama juga akan digelar.
Aang menambahkan, program door-to-door yang dilakukan kepolisian menyasar berbagai komunitas dan lapisan masyarakat, mulai dari pengendara, pelaku usaha hingga masyarakat umum. Selain itu, masyarakat juga diminta memanfaatkan layanan pengaduan polisi melalui nomor 110 yang dapat diakses secara gratis.
“Kami mengajak masyarakat untuk menyampaikan keluhan melalui layanan 110. Layanan ini gratis dan siap menerima aduan masyarakat,” pungkasnya.***





















